Friday, April 20, 2018

Yang Menyebalkan dari Putus Cinta

Putus cinta tidak pernah jadi soal biasa untuk orang-orang yang selektif dalam memilih pasangan. Apalagi untuk orang yang tidak mudah bergaul di lingkungan sehari-hari, menemukan orang yang nyambung diajak mengobrol saja susah. Memang manusiawi, tapi ini sangat menyiksa..

Yang menyebalkan dari putus cinta tentu saja patah hati. Perlu waktu lama untuk menerima kenyataan, membiasakan diri tanpa dia. Rasanya sangat menyebalkan. Membuka hati pada orang baru juga tidak gampang, ada rasa takut, rasanya tidak mudah. Kita harus berkenalan, memulai semuanya dari awal, mengenali kebiasannya, menyesuaikan diri lagi. Mencoba percaya lagi, kalau dipikir-pikir rasanya malas untuk kembali meletakkan hati pada orang lain. 

Malas untuk mempercayai orang baru, membiarkan orang lain mengetahui sisi buruk kita, kelemahan dan kekurangan kita. Menebak-nebak orang lain seperti apa, hal apa yang disenanginya, apa yang bisa membuat kita dekat, dan tebakan-tebakan lainnya. 

Setelah putus cinta ada banyak kebiasaan yang mesti diubah, ada banyak hal yang hilang, misalnya perhatian-perhatian khusus yang sering diberikannya, rasanya menyesakkan ketika berada di keramaian tapi yang dirasakan adalah kesepian. Putus cinta membuat keadaan jadi buruk, kehilangan nafsu makan dan mengganggu jam tidur, apalagi ketika sedang rindu.

Biasanya yang dirindukan bukan orangnya, tapi kebiasaan yang sering dilakukan dengannya, misalnya berdiskusi sebelum tidur. Membicarakan apa saja, mulai dari twitwar di Twitter, berita apa yang sedang ramai hari ini, sudah membaca buku sampai halaman berapa, bagaimana pekerjaan hari ini, hingga berdiskusi hendak menghabiskan esok dengan kegiatan apa. 

Masih banyak hal menyebalkan lainnya, misalnya harus menerima pertanyaan dari teman kampus atau kerja "lho kok sendirian, si itu ke mana?" Pertanyaan yang hanya dijawab dengan senyuman, pertanyaan yang membuat kita sedih. 

Belum lagi saat harus mendatangi tempat-tempat yang sering didatangi berdua, perasaan sedih bisa langsung datang dan rasa kehilangan semakin bertambah. Saat tak sengaja mendengar lagu yang sering didengar berdua di mobil, sedihnya semakin dalam. Ingatan-ingatan tentang dia seakan berterbangan, dan inilah yang paling menyiksa. Ingatan. 

Mengingat momen-momen berkesan yang pernah dilalui bersama, lebih menyakitkan kalau hubungan sudah dijalin lama, sudah melewati masa remaja hingga berproses jadi dewasa bersama, ada banyak hal berharga yang dilalui berdua. 

Bertahun-tahun bersama, mulai dari masa kuliah hingga bekerja, mulai dari gombalannya hanya gombalan khas mahasiswa baru hingga gombalan pasangan dewasa tentang masa depan berdua. Mengingat semua itu rasanya.... tidak bisa digambarkan. 

Setelah bertahun-tahun bertahan, akhirnya saat ini tiba juga. Putus cinta. Putus dari orang yang tidak hanya jadi pacar, tapi juga teman, bahkan saudara. Tempat di mana semua keluh kesah ditumpahkan, tempat di mana rencana-rencana disusun, tempat di mana keberanian menghadapi kenyataan hidup bertumbuh, tempat yang tidak bisa tergantikan.

Rasanya rindu..

Rindu sekali.

Menurutmu, apa yang menyebalkan dari putus cinta?

4 comments: