Sunday, March 11, 2018

Lidah Buaya Raksasa di AVC Pontianak

Aloe Vera jenis Aloe Chinesis Baker yang bisa ditemukan di Aloe Vera Centre Pontianak yang terletak di Jalan Budi Utomo.
Jika mendengar kata lidah buaya (aloe vera) apa yang terlintas di pikiran teman-teman? apakah gel penghilang jerawat atau minuman segar? atau dodol dan berbagai  makanan olahan dari lidah buaya yang biasa ditemui di pusat oleh-oleh khas Pontianak? ya, tumbuhan yang termasuk suku Liliaceae ini memang memiliki sejuta manfaat dan telah digunakan untuk berbagai keperluan sejak berabad-abad lalu. Sejak jaman Cleopatra, lidah buaya sudah digunakan sebagai bahan kecantikan, dunia pun mengenalnya sebagai bahan pembuat kosmetik maupun obat-obatan. Hm. Abstrak sekali ya. Hahaha. Manfaat ini saya ketahui dari artikel-artikel yang saya baca di media maupun review produk. Sampai akhirnya saya berkunjung ke Aloe Vera Centre Pontianak. 

Saya jadi tahu, ternyata lidah buaya mempunyai lebih dari 250 jenis tanaman. Di Indonesia, Kalimantan Barat dikenal sebagai daerah penghasil aloe vera terbaik karena tumbuh di lahan gambut dan mendapat limpahan sinar matahari khatulistiwa, geografis yang menguntungkan. Aloe vera banyak dikembangkan di daerah Pontianak Utara, khususnya Siantan Hulu. Karena itulah di daerah ini dibangun Pusat Pengkajian dan Pengembangan Lidah Buaya Nasional yang terletak di Jalan Budi Utomo, Pontianak. Tempat yang kerap jadi tujuan para wisatawan maupun pelajar yang ingin melakukan wisata edukasi, jalan-jalan sambil belajar. 

Aloe Vera Centre (AVC) diresmikan pada 6 Juli 2002 oleh Hatta Rajasa yang saat itu menjadi Menteri Riset dan Teknologi. Dari luar area ini tampak biasa saja, bahkan nyaris tidak menarik. Khas tempat-tempat yang dikelola pemerintah.

Memasuki area AVC, pengunjung akan disambut bangunan besar tempat di mana produk olahan aloe vera dipamerkan, di belakangnya, tepatnya di halaman yang membatasi bangunan depan dan laboratorium, pengunjung akan disapa dengan tanaman lidah buaya berukuran besar.

Ada dua jenis aloe vera yang dibudidayakan dalam jumlah besar di sini yaitu Aloe chinesis Baker dan Aloe barbadensis Miller, keduanya memiliki fungsi berbeda. Jika Aloe chinesis Baker dimanfaatkan sebagai bahan makanan, berbeda dengan Aloe barbadensis Miller yang digunakan sebagai bahan kosmetik.

Tidak sulit membedakan keduanya, apalagi di Aloe vera centre pengunjung bisa melihat tumbuhan-tumbuhan ini dalam jarak dekat. Lidah buaya chinesis memiliki pelepah yang lebar dan tumbuh mekar ke samping, sedangkan lidah buaya barbadensis memiliki pelepah lebih kecil dan tumbuh agak tegak ke atas.

Di Aloe vera Centre, pengunjung juga dipersilakan melihat-lihat tempat penyemaian lidah buaya sebelum dipindahkan ke perkebunan.


Aloe Vera Centre juga dilengkapi dengan alat-alat produksi yang mumpuni. Memiliki laboratorium pengolahan yang sangat steril sehingga ketika memasuki laboratorium pengunjung harus menggunakan alas kaki yang telah disediakan, pengunjung bisa menyaksikan bagaimana mesin-mesin ini mengolah lidah buaya hingga menjadi jus maupun tepung.

Alat pengolah lidah buaya ke dalam bentuk jus.
Tidak hanya itu, berbagai produk olahan lidah buaya juga bisa ditemukan, mulai dari makanan hingga kosmetik. Produk lidah buaya di Pontianak kebanyakan dalam bentuk makanan, mulai dari minuman, dodol, jelly, kerupuk, teh, cokelat hingga ice cream. Sangat sedikit yang mengolahnya menjadi kosmetik, hingga tahun 2018 satu-satunya produk kosmetik dari lidah buaya yang berasal dari Pontianak adalah O-Degree, brand ini memiliki aneka kosmetik dari lidah buaya seperti shampoo, sabun, krim jerawat, dan body lotion.

Makanan olahan lidah buaya yang bisa dibeli di Aloe vera centre Pontianak.
Pengunjung bisa membeli langsung produk-produk ini, harganya sangat terjangkau. Penjaga juga akan dengan senang hati menjawab berbagai pertanyaan tentang aloe vera, tumbuhan yang diduga berasal dari kepulauan Canary bagian barat Afrika. Keterlibatan instansi pemerintah dalam mengembangkan lidah buaya menjadikan lidah buaya sebagai ikon Kota Pontianak. Jika teman-teman ingin berkunjung silakan mampir, tempat ini dibuka setiap hari dengan jam kunjungan sesuai jam kerja.

0 comments:

Post a Comment