Thursday, February 22, 2018

10 Kutipan Berkesan dari Raditya Dika dalam Buku Ubur-Ubur Lembur

Ubur-Ubur Lembur adalah buku baru Raditya Dika yang terbit tahun 2018, buku ini berisi 14 cerita pendek dengan teman beragam. Dikemas apik, khas seorang Raditya Dika, lucu dan berkesan. Buku setebal 232 halaman ini dilengkapi dengan ilustrasi, masing-masing cerita memiliki ilustrasi berbeda. 

Seperti biasa, saya selalu menandai kalimat-kalimat berkesan yang saya temui di buku yang saya baca. Dan kali ini saya telah merangkum 10 kutipan berkesan Raditya Dika dalam buku Ubur-Ubur Lembur, siapa tau ada yang bisa memotivasimu.

"Ada masanya, dua orang yang berpacaran perlahan tumbuh dengan cara yang berbeda, lalu mereka jadi nggak cocok lagi."

"Cowok dan cewek memang memiliki cara yang berbeda. Nggak hanya ketika menghadapi kawan yang tengah patah hati, tetapi juga ketika mereka sendiri berurusan dengan cinta; sedang jatuh cinta ataupun patah hati. Meskipun cara mereka berbeda, keduanya ternyata punya kesamaan. Sama-sama bisa buta."

"Lalu, sama seperti perpisahan pada umumnya: awalnya susah untuk dilupakan, lama-lama hilang begitu saja."

"Entah berapa kali gue berpikir ingin kembali ke masa kecil dulu. Ketika kecil, tanggung jawab kita terbatas."

"Jangan-jangan inti dari menjadi dewasa: untuk lupa rasanya senang dengan sepenuh tenaga."

"Gue percaya kalau kita hidup dari apa yang kita cintai, maka kita akan mencintai hidup kita."

"Sakitilah hati mantan dengan cara-cara cerdas."

"Kita terobsesi pada kesuksesan seseorang tanpa tahu perjuangannya seperti apa. Seolah yang terjadi, kesuksesan orang bisa datang tiba-tiba."

"Menjadi penulis berarti kamu punya kebebasan penuh terhadap hidupmu. Kamu akan merasakan nikmatnya berkarya, menulis sebuah naskah dan melihat naskah itu di toko buku. Kamu akan tersenyum setiap kali ada pembaca yang mengirimkan twit bahwa dia sangat menyukai buku kamu, atau kamu malah menginspirasi dia untuk melakukan sesuatu dalam hidupnya yang dia selalu takut untuk lakukan."

Itu dia beberapa kalimat yang menurut saya berkesan, Raditya Dika memang punya gaya menulis yang khas, pesan yang disampaikannya pun selalu membuat pembaca senyum-senyum sendiri. 

0 comments:

Post a Comment