Thursday, September 28, 2017

Dua Minggu Setelah Bekerja...


Pada akhirnya kita semua akan menepi.

Setelah dua bulan tanpa semangat hidup, saya akhirnya berada di sini.

Ketika teman-teman yang lain mulai belajar di kampus yang baru, dan mulai hectic dengan tugas level mahasiswa S2, saya juga mulai sibuk mempelajari ritme pekerjaan yang saya pilih. 

Tidak mudah. Sampai hari ini pun saya masih belum terbiasa. Setelah susah payah mengumpulkan 43 kg, hari ini berat saya kembali menjadi 37 kg. Good bye lengan dan kaki lutcu. Maaf aku membuat kalian jadi terlihat seperti potongan kayu.  

Sekarang saya lebih sering mengenakan jeans dan kemeja, seperti saat pertama kuliah. Kulit tangan juga sudah mulai menghitam karena tidak pernah mengenakan sarung tangan ketika mengendarai motor. Jerawat jangan tanya, kata doi keningku  udah kayak jalan aspal yang dikerjakan buru-buru. 

Makan tidak teratur karena saya selalu merasa kenyang di waktu luang dan lapar diwaktu sibuk, waktu tidur juga begitu, alhasil berat badan turun. Padahal usaha saya untuk mengumpulkan berat badan normal penuh perjuangan. 

Dua hari yang lalu saya menangis di sebuah tempat makan karena seharian tidak bisa menyelesaikan pekerjaan. Mungkin karena tidak ada teman, saya jadi sering merasa sedih.  Sedikit-sedikit sedih, selera  humor juga jadi hilang, saya yang biasanya ngakak sampai guling-guling melihat perdebatan netizen di @infoTwitwor sekarang jadi malas tertawa. 

Saya sering marah-marah sama doi. Untungnya dia punya tingkat kesabaran di atas rata-rata. 

Orang rumah mengatakan ini wajar. Walaupun sebenarnya saya harus bisa mengontrol emosi saya. Mungkin semua orang yang baru bekerja mengalami hal yang sama, atau cuma aku ?

Tapi yah, pada akhirnya kita semua akan menepi, kali ini saya harus berlayar. Melanjutkan perjalanan, menyusun rencana satu per satu, walaupun semua hal yang saya tulis untuk diselesaikan sebelum usia 23 tahun harus saya telan bulat-bulat. 

Listnya masih saya simpan baik-baik :')

Walaupun semua rencana saya berantakan dan mimpi-mimpi saya harus saya lepas, kan saya masih bisa melakukan banyak hal positif. Kali ini saya juga belajar, tapi tidak di bangku kuliah. 

Kali ini tidak ada teh Erfy, atau Resti, atau Bandi yang biasanya menamani saya. Tidak ada kakek, tidak ada bapak, atau om yang biasanya memudahkan semua urusan saya. 

Kali ini saya harus melakukannya sendiri. Belajar bertanggung-jawab.

Semoga saya cepat beradaptasi, ya :') 

Semoga Claud kembali ceria seperti semula. Bahagia dengan buku baru dan jokes receh di Twitter. 


Ps: banyak-banyaklah bergaul, jangan cuma mau main sama keluarga. Jadi kalau berada di tempat yang jauh dari campur tangan keluarga, kamu tida cedi. Ehehe. 

2 comments:

  1. Ahay~ aku jadi langsung menuju kemarii. Siapa tau nemu ceritak soal dunia baru Claud~ ternyata beneran ada apdetannya :D

    Sekali lagi, kamu keren Claud! Di usia yang baru aja menginjak kepala dua, kamu sudah punya plan mau melakukan apa aja ke depan. Itu terlihat luar biasa buatku karena aku tida punya target besar di hidupku. Sedih amat yak..

    Anyway, aku yakin kamu akan nemu hal2 asyik yang nggak akan kamu duga di dunia yang barumu sekarang. Kamu pasti bisa melalui fase adaptasi ini dengan kece! Mumpung terbuka jalannya~ Fighting! :D

    ReplyDelete