Saturday, March 11, 2017

Nuansa Pedesaan di Kampung Rasa Pontianak

Eating out sudah menjadi kebiasaan yang dianggap penting oleh kebanyakan orang saat ini, baik untuk menikmati makanan atau sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga.
Dari waktu ke waktu restoran terus berkembang mengikuti selera masyarakat. Saat ini restoran tidak hanya berorientasi pada makanan, tetapi juga pada pengalaman berkunjung para konsumen. Untuk memberikan pengalaman yang berkesan bagi pengunjung, para pengelola restoran menyajikan konsep tertentu yang berbeda dari biasanya.
Di Pontianak ada beberapa tempat makan yang mengusung tema dan konsep menarik Salah satunya adalah restoran Kampung Rasa.


Restoran ini baru saja dibuka akhir tahun 2016, berlokasi di Jalan Arteri Supadio, Ayani 2 dengan mengusung konsep pedesaan dengan bangunan yang didesign dengan model tempo dulu.
Karena jaraknya yang memang jauh dari pusat kota, konsep pedesaan yang mereka usung jadi pas banget. Apalagi tidak jauh dari restoran terdapat sawah.



Warna cokelat kayu merupakan warna yang dominan di restoran ini. Bambu-bambu dan kayu yang menjadi dinding membuat kesan pedesaan semakin kuat. Apalagi pada bagian depan estoran ini menggunakan atap rumbia.


Dekorasi tempatnya juga sederhana, tapi sangat enak dipandang. Dominasi bambu dan kayu membuat beberapa tempat di restoran ini sangat bagus digunakan sebagai spot foto. Tempat yang sangat instagramable.


Karena bukan ruangan tertutup, restoran ini memiliki banyak pohon yang menjadikan suasana jadi hijau. Disediakan juga tempat khusus untuk bermain di ruang terbuka bagi anak-anak, lengkap dengan kandang kelinci di bagian sudut. 




Pada bagian sudut, disediakan juga pondok kecil dengan dekorasi vintage. Ini agak kontras dengan konsep pedesaan yang diusung Kampung Rasa. Tapi saya sangat suka, ini menjadi alternatif bagi orang-orang yang ingin menikmati dekorasi ala cafe di tengah atmosfir desa.
Atmosfir inilah yang menjadikan sebuah tempat menjadi berkesan, menurut saya yah. Hehe. Design bangunan, dekorasi bangunan, perabot, dan warna adalah hal-hal yang dapat menghasilkan suasana ruang tertentu. Suasana ini kemudian dapat menimbulkan perasaan senang dan rileks.


Untuk menu makanan, Kampung Rasa menyediakan banyak alternatif. Makanan ringannya bermacam-macam, ada berbagai gorengan. Untuk makanan Indonesia tersedia makanan berat seperti gule kambing. Ada juga sate, nasi goreng sampai nasi kuning. Yang unik adalah penggunaan kedondong sebagai sambal, jadi di Kampung Rasa ada nasi goreng sambal kedondong. Pantasan saja saya melihat banyak pohon kedondong ditanam di sekitar restoran hahaha.
Sementara untuk makanan ringan ala western tersedia sandwich, burger dan hot dog. Tidak hanya itu, di sini juga tersedia roti cane. Sangat banyak alternatif, bukan ?
Sistem pelayanannya adalah a la carte, kebanyakan tempat makan di Pontianak menggunakan sistem ini. Saya suka tempat ini, makan di restoran bukan sekadar menikmati sajian andalan restoran, tetapi pengunjung juga ingin membeli suasana ysng ditawarkan, suasana inilah yang saya dapatkan. Suasana pedesaan.



Hanya saja, saya agak tidak sreg dengan penggunaan bahan untuk menyajikan makanan. Untuk makanan ringan seperti gorengan dan minuman disajikan menggunakan bahan plastik. Ini sangat bertentangan dengan tema lingkungan yang mencolok dari Kampung Rasa, seperti yang kita ketahui, plastik itu tidak ramah lingkungan. Ehe. 


Jadi, untuk teman-teman yang ingin mendapat pengalaman makan di tengah desa, mari datang ke Kampung Rasa di Jalan Arteri Supadio, Ayani 2. Tepatnya 600 meter dari Indo Grosir. Buka setiap hari mulai pukul 10.00-22.00.




Kampung Rasa, Jalan Arteri Supadio, Ayani 2, Pontianak
Open 10.00-22.00
+6285754145687
Ig: @kampungrasa.ayani2

1 comment: