Sunday, May 22, 2016

[Review Novel] Eleanor and Park karya Rainbow Rowell




Kalau kalian sedang jatuh cinta novel ini harus kalian baca. Eleanor and Park karya Rainbow Rowell. Novel ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1998. Tapi baru ada terjemahannya setahun yang lalu.
Eleanor and Park adalah kisah cinta yang manis, mereka adalah dua orang aneh yang dipertemukan dalam sebuah bus sekolah.

Eleanor adalah anak baru di sekolah Park, penampilannya sangat aneh dengan rambut merah dan tubuh yang lebih besar dari teman-teman seusianya. Sementara Park adalah anak keturunan asia yang mempunyai karakteristik berbeda dari orang-orang di sekelilingnya.

Kisah tentang seseorang yang mempunyai keadaan berbeda selalu membuat saya teringat pada masa-masa SD saya, saya selalu diejek karena bertubuh kecil daripada teman-teman seusia saya. Eleanor, saya paham apa yang kaurasakan. Eh. Hee.

Novel ini tidak hanya tentang kisah cinta Eleanor dan Park tapi juga berisi problematika remaja yang terjadi ditahun 80-an, bullying dan kisah tentang keluarga yang berantakan menjadi bagian dari novel ini. Perasaan tertekan seorang remaja karena seringnya menyaksikan kekerasan dalam rumah tangga yang marak terjadi pada masa itu, bahkan sampai sekarang.

Hanya saja saat ini perlindungan dan kepedulian bagi para korban sudah sangat tinggi, sudah banyak tempat pengaduan yang bisa dihubungi bahkan badan hukum yang bergerak khusus di bidang ini.
Novel ini benar-benar menggambarkan gaya pacaran di masa itu, tidak ada handphone untuk berkirim pesan, yang ada hanyalah telepon rumah dan surat.

Rainbow Rowell membalut kisah Eleanor dan Park dengan lagu-lagu dan bacaan yang terkenal di tahun 1986 – lagu-lagu The Smith dan komik X-Men membuat cerita mereka menjadi sangat manis. Dan lebih manis karena saya mendapatkan buku ini dari pacar saya, sebagai hadiah di hari buku nasional. Sebuah novel yang bagus sebagai hadiah ketika sedang merasakan jatuh cinta. 

Kutipan terbaik di novel Eleanor dan Park adalah "..Eleanor benar dia tidak pernah terlihat indah. Eleanor bagaikan karya seni, dan karya seni tidak dimaksudkan untuk terlihat indah itu dimaksudkan untuk membuatmu merasakan sesuatu."

0 komentar:

Post a Comment