Saturday, December 05, 2015

BUNG!! BUNG!! BUNG FIERSA BESARI


Fiersa Besari adalah seorang musisi independen dari Bandung, dia akrab disapa Bung. Aku termasuk orang yang baru mengenal karyanya karena aku mendengarkan lagu miliknya di akhir tahun 2014. Setahun yang lalu saat aku patah hati dan seorang teman menyarankanku untuk mendengarkan lagu-lagunya. Ketika itu lagu yang paling membekas di hatiku adalah lagu yang berjudul April, salah satu lagu yang terdapat dalam album Tempat Aku Pulang
Bung Fiersa membuat album pertamanya pada tahun 2011, yaitu 11:11, kemudian tahun 2013 membuat mini album Tempat Aku Pulang yang ditambah menjadi empat belas lagu di tahun 2014, dan pada tahun 2015 Bung kembali merilis album Konspirasi Alam Semesta, nama album yang dikira judul buku tentang Geografi oleh bapak.  
Terlepas dari karya-karyanya, aku juga mengidolainya karena dia sangat suka membaca dan peduli pada pendidikan di Indonesia.
Perjalanannya dalam berkarya sangat memotivasi kaum muda. Aku adalah salah satu di antara mereka yang merasa termotivasi oleh kisah-kisah yang ditulis di jejaring sosial miliknya. Termotivasi untuk melakukan hal positif ketika patah hati (hahaha).
Di balik lirik-liriknya yang "ngena banget" dalam album 11:11 dan Tempat Aku Pulang ada patah hati besar yang pernah dialami Bung Fiersa.
Masa-masa galauku ditemani oleh lagu-lagu milik Bung. Lirik-liriknya sangat sesuai dengan perasaanku, menyentuh dan sangat membekas. Beberapa liriknya bahkan kujadikan kutipan dan kutempel di dinding kamarku.
Fiersa Besari sangat mencintai dunia literatur, kebetulan dia lulusan sastra asing. Kata-kata yang ditulisnya selalu menjadi barisan kalimat indah yang digilai banyak pembaca. Kecintaannya pada dunia membaca menghasilkan gagasan untuk mendirikan sebuah klub membaca. Dan itu terealisasi dengan dibentuknya komunitas Pecandu Buku. Pecandu Buku dibentuk oleh Bung pada pertengahan tahun 2015 bersama dua temannya. Saat ini anggota Pecandu Buku tidak hanya berasal dari Bandung tapi dari berbagai wilayah di Indonesia.
Membaca buku adalah bukti betapa hebatnya imajinasi kita membentuk ruang dan waktu. - Pecandu Buku
Sebagai bentuk kepedulian Bung terhadap dunia pendidikan dia bergabung dengan sebuah organisasi yang terjun langsung untuk mengajar di sekolah-sekolah yang terdapat pada daerah  terpencil di wilayah Jawa Barat. 
Mungkin berbagai pengalaman Bung bersentuhan langsung dengan orang-orang dari berbagai latar belakanglah yang membuat sosoknya menjadi rendah hati, menerima perbedaan dengan penuh toleransi. Perjalanan Bung mengelilingi Indonesia mempertemukannya dengan banyak orang yang menginspirasinya untuk berkarya. Bung sendiri melakukan perjalanan tidak untuk sekedar "Jalan-jalan". Dia melakukan perjalanan untuk keluar dari zona nyamannya, menjalani kehidupan yang jauh berbeda dengan apa yang biasa dijalaninya. Cerita-cerita perjalanan Bung ini menjadi bagian lain dari banyak bagian memukau yang kutemukan darinya.
Aku sangat suka caranya berbagi pengalaman, caranya menginspirasi. 
Dari Bung aku paham bahwa kita tidak perlu menjadi milioner untuk peduli pada sesama, tidak perlu mengorbankan nyawa bagi orang banyak untuk dikenang. Lakukan semuanya dengan hati dan jangan menunggu nanti.
Bung Fiersa Besari, aku adalah salah satu bocah dari sekian banyak penggemarmu yang menuliskan nama Fiersa Besari ke daftar sosok menginspirasi hidupku.
Mungkin aku tidak akan sebesar Bung, tapi aku ingin menjalani hidup dengan hal-hal yang positif, termasuk ketika patah hati.


Terimakasih sudah menghadirkan Pecandu Buku, Bung.

This entry was posted in