Tuesday, May 19, 2015

Bagaimana Mahasiswa yang Mempunyai Teman Banyak dan Sedikit Menghabiskan Waktu Istirahat Mereka di Kampus

Menurutku saat istirahat atau saat menunggu dosen masuk adalah saat yang tepat untuk mengamati fenomena sosial di lingkungan kampus. Hahaha. Saat inilah akan terlihat mana mahasiswa yang mempunyai teman banyak dan mana mahasiswa yang mempunyai teman sedikit.
Mahasiswa yang mempunyai teman banyak akan menghabiskan waktu istirahatnya bersama teman-temannya, mereka menghisap rokok bersama, bercanda, membicarakan skor pertandingan sepak bola tadi malam dan mereka menggoda perempuan yang melewati kerumunan mereka. Sedangkan laki-laki yang tidak mempunyai teman banyak biasanya duduk sendirian sambil menghisap rokok atau sibuk dengan gadgetnya, konsentrasi untuk meletakkan Town Hall di tengah-tengah supaya basenya tidak diserang clan lawan, ya semua lelaki di kampusku memang lebih tertarik pada game Clash of Clans dari pada membaca sebuah buku tentang kriminologi atau buku lain yang berhubungan dengan hukum. 
Lain halnya dengan para perempuan, mereka yang mempunyai teman banyak duduk di kelas dengan kursi yang didempetkan, mereka menunggu dosen sambil membicarakan hal apa saja yang sedang hangat diperbincangkan publik. Mendengar obrolan mereka seperti mendengar sebuah rangkuman dari berita hari ini, gosip selebritis, laporan perjalanan seorang traveler dan tutorial menggunakan make up (malam ini mereka membicarakan tentang alis). Mereka membicarakan tentang kasus penelantaran anak, prostitusi di kalangan selebriti, tempat-tempat liburan asik yang bisa dikunjungi ketika liburan, tempat wisata kuliner yang menarik dan mereka membicarakan alis seorang teman lainnya yang malam ini tidak berkumpul bersama mereka. Mereka merangkum semua hal itu dan membicarakanannya dalam waktu tidak lebih dari 15 menit. Ya itulah bakat alami yang sepertinya dimiliki oleh semua perempuan di dunia. Hanya saja ada yang mengembangkannya dan ada yang tidak melatih skill ini. Heh. Mereka yang mengembangkan kemampuan ini kemudian dikenal sebagai penggosip di kalangannya, dan itu yang selalu ku hindari. 
Lalu bagaimana para perempuan dengan teman sedikit menghabiskan waktu istirahat mereka ? Yah begitulah. Duduk sendiri, asik dengan gadget, mungkin sedang up date status di path atau meng- up load foto di instagram, bisa juga sekedar membaca timeline artis favorite di twitter dan mengecek display picture teman-teman di kontak Blackberry Mesaanger, ada juga yang menghabiskan waktu dengan menonton you tube atau chatting dengan teman di dunia maya. Tidak pasti apa yang mereka lihat di gadget itu, yang jelas biasanya mereka tersenyum sendiri, tertawa keras, dan kadang diam tanpa ekspresi. 

Mahasiswa dengan teman sedikit biasanya adalah orang-orang yang penyendiri, berteman dengan satu atau dua orang saja, mereka lebih banyak diam dari pada mengobrol, jika berkumpul mereka duduk berdekatan dan berbicara dengan suara seperlunya saja, tidak seheboh mereka yang mempunyai teman banyak. Orang dengan teman sedikit senang berpergian sendiri, masuk kelas sendiri dan mereka bisa duduk dengan tenang di tengah-tengah orang asing. Kadang agak sulit membedakan mereka ini orang yang pemalu atau memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Itulah yang ku perhatikan saat sedang istirahat atau menunggu dosen masuk ke kelas. Aku sendiri bukan orang yang mempunyai banyak teman, tapi aku tahu kapan harus duduk sseorang diri dan kapan harus berkumpul bersama kerumunan mereka. Menyenangkan sekali, kadang aku bisa duduk tenang dengan sebuah novel dan kadang aku bisa tertawa lepas dengan orang-orang yang kebetulan ada di sekelilingku.

PS: Teman adalah orang yang kau pilih sendiri untuk menjadi orang terdekatmu. Mereka adalah orang yang kau tentukan sendiri untuk menjadi temanmu, mereka berbeda dengan orang-orang yang kebetulan ada di sekelilingmu.
This entry was posted in