Sunday, May 24, 2015

ENGINEERING EXPO 2015 FAKULTAS TEKNIK UNTAN

 
Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Pontianak kembali menggelar Engineering Expo pada 23-24 Mei 2015 bertempat di lantai 1 Ahmad Yani Mega Mall. Ini adalah Engineering Expo yang ke-empat kalinya, yang merupakan event tahunan Fakultas Teknik sejak tahun 2012.
Berbagai karya hasil kreativitas mahasiswa Fakultas Teknik ditampilkan, ada robot, maket-maket gedung, sketsa, mesin pengering ikan, mesin pengupas kelapa, wajan holic, dan karya-karya lainnya.
Beberapa dari karya-karya tersebut ada yang pernah diikutsertakan dalam perlombaan tingkat nasional. Ada juga karya-karya mahasiswa Teknik yang telah digunakan oleh masyarakat luas salah satunya alat pengolah air limbah restoran. Alat ini telah digunakan oleh beberapa rumah makan yang ada di Pontianak.

Selain disuguhi dengan karya-karya kreativitas mahasiswa, pengunjung juga diberi kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan alat-alat tersebut. Salah satunya mencoba memainkan sebuah game yang dirancang oleh mahasiswa prodi teknik informatika. Kegiatan ini sangat berguna bagi pelajar yang berencana melanjutkan pendidikan di Fakultas Teknik. Ada banyak informasi mengenai program studi yang terdapat di Fakultas ini. Ini adalah kesempatan untuk bertanya dan memperoleh jawaban sepuasnya mengenai fakultas Teknik dan berbagai program studi yang ada di dalamnya.

Ini dia beberapa karya teman-teman dari fakultas Teknik yang ditampilkan di Engineering Expo 2015 


Ini merupakan robot pemadam kebakaran karya mahasiswa teknik prodi Teknik Elektro. Robot ini menggunakan sensor panas.
Masih dari karya mahasiswa teknik elektro. Ini adalah Robot penyedot debu
Sketsa karya mahasiswa teknik arsitektur

Alat pengolah air limbah restoran
Wajan Holic, alat penguat sinyal yang dibuat oleh mahsiswa teknik informatika

Pengunjung juga diajak mengenali jenis-jenis aspal dan melihat alat-alat apa saja yang digunakan para kontraktor untuk bekerja.


Rasanya menyenangkan sekali bisa melihat secara langsung karya-karya kreatif teman-teman dari fakultas teknik. Sangat memotivasi dan menginspirasi, karya-karya mereka menunjukkan bahwa Kalimantan Barat punya generasi-generasi kreatif yang inovatif, Kalimantan Barat punya anak-anak muda yang sanggup untuk bersaing dan bisa dipercaya untuk menghadapi tantangan ke depan. Apa lagi akhir tahun 2015 MEA akan segera dibuka, ini menjadi kesempatan besar untuk kita mengembangkan diri seluas-luasnya. Indonesia memang memerlukan generasi muda yang produktif seperti ini, yang mampu berkarya dan karya-karya tersebut berguna bagi kehidupan masyarakat. Semoga semakin banyak anak-anak muda yang kreatif seperti ini, semakin banyak mahasiswa yang menyadari potensi yang mereka miliki dan berani mengembangkannya. Dan semoga Fakultas Teknik semakin maju.






This entry was posted in

Friday, May 22, 2015

SEJARAH SINGKAT PEKAN GAWAI DAYAK


Gawai Dayak adalah upacara adat sesudah panen yang rutin dilakukan setiap tanggal 20 Mei oleh suku Dayak di Pontianak, Kalimantan Barat. Upacara adat ini merupakan cara untuk mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Jubata (Tuhan) atas hasil panen yang melimpah.
Kalimantan Barat merupakan provinsi dengan mayoritas penduduk bersuku Melayu dan Dayak. Suku Dayak merupakan kelompok etnis terbesar di Kabupaten Bengkayang, Landak, Sanggau, Sintang, dan Sekadau, sementara di Kabupaten Kapuas Hulu suku Dayak dan Melayu tersebar merata. Masing-masing suku Dayak yang tersebar di berbagai wilayah ini mempunyai ritual tahunan yang dilaksanakan sesudah panen, sebuah upacara sebagai ungkapan syukur atas melimpahnya panen dan perlindungan yang diberikan oleh Jubata. Pelaksanaan upacara ini juga di lakukan di daerah masing-masing, dengan nama yang berbeda-beda pula. Ada yang menamainya dengan Gawai, Naik Dango', Maka' Dio', dan Pamole' Beo'. Perayaan ini dilakukan oleh semua penduduk kampung di daerah masing-masing, ritual di pimpin oleh seorang ketua adat atau orang yang ditunjuk untuk memimpin ritual tersebut (biasanya tetua kampung). Orang yang ditunjuk untuk memipin ritual akan berdoa dengan bahasa Dayak dan membaca mantra untuk roh para leluhur, kemudian sesudah berdoa dan membaca mantra dilanjutkan dengan makan bersama. Pada saat perayaan disuguhkan beraneka ragam makanan khas suku Dayak, semua penduduk akan menikmati santapan dengan diiringi tabuhan alat musik tradisional dan akan ada tari-tarian gembira, semua penduduk diperbolehkan menari bersama. Perayaan syukur sesudah panen dilakukan secara bertahap, ada rangkaian upacara yang sangat panjang dan memakan waktu yang lama sekitar tiga bulan, dalam rentang waktu April-Mei-Juni.
Pada tahun 1968 dibentuklah Sekretariat Kesenian Dayak (Sekberkesda) yang salah satu tugasnya adalah menggelar dan mengonsep pelaksanaan pergelaran seni budaya Dayak. Melihat loyalitas masyarakat Dayak yang tinggi pada upacara syukur sesudah panen di daerah masing-masing maka pada tahun itu juga, tepatnya pada 30 Juni 1986 Sekberkesda menyelenggarakan pergelaran kesenian Dayak yang pertama kalinya di Pontianak, yang disebut Gawai Dayak. Kemudian ditetapkanlah tanggal 20 Mei sebagai hari pelaksanaan Gawai Dayak setiap tahunnya.
Gawai Dayak merupakan perayaan acara syukur sesudah panen di tingkat Provinsi, di mana semua suku Dayak dari berbagai daerah berkumpul bersama untuk merayakan upacara ini, ini merupakan perayaan bersama. Beragam perlombaan tradisional dihelat untuk merayakan Gawai Dayak. Pertunjukkan tarian dan nyanyian dari daerah masing-masing diadakan, serta ada pameran barang-barang kebudayaan dan makanan khas tiap-tiap daerah. Ini adalah perayaan meriah yang menyatukan semua masyarakat Dayak. 
Sejak tahun 1986 Gawai Dayak sudah mendapatkan pendanaan dari pemerintah daerah dan bukan hanya sebagai pengembangan budaya sesungguhnya Gawai Dayak juga merupakan sarana pengembangan pariwisata bagi Kalimantan Barat. Gawai Dayak juga merupakan sebuah sarana pengikat hubungan kekeluargaan sesama suku Dayak, sebagai suatu tradisi yang sangat luhur, yang telah dilaksanakan secara turun temurun. Gawai Dayak selalu dilaksanakan setiap tahun. Pelaksanaannya terselenggara berkat kekompakkan masyarakat Dayak khususnya yang berada di Pontianak, kerjasama yang baik dengan masyarakat di daerah Kabupaten menjadikan acara ini sangat hidup, unsur tradisional yang diangkat benar-benar berhasil terlihat. Kemudian dukungan dari pemerintah setempat juga sangat berperan besar dalam pelaksanaan acara tahunan ini. 
Pada tahun 1992 nama Gawai Dayak diubah menjadi Pekan Gawai Dayak, yang artinya perayaan ini dicanangkan untuk dilaksanakan selama sepekan. Selama sepekan perayaan adat ini berlangsung dengan meriah. Sampai saat ini, Pekan Gawai Dayak merupakan sebuah event tahunan yang paling ditunggu-tunggu baik oleh masyarakat Dayak maupun masyarakat umum. Karena perayaan ini bukan hanya sebagai sebuah sarana mempererat hubungan antar suku Dayak tetapi juga sebagai sarana hiburan bagi masyarakat umum dan sebagai upaya untuk tetap melestarikan budaya leluhur.
This entry was posted in

Wednesday, May 20, 2015

Hal-Hal Menarik di Film Youtubers

Ahaii..
Masih tentang film Youtubers nih. Ampun deh aku suka banget film ini. hihi.
Menurut aku ada berberapa hal menarik yang ada di film ini. Mulai dari keanehan, kegilaan sampai pesan-pesan moral yang bisa kita petik. Apa aja ya. Hmm..


Cerita-cerita di film ini unik banget, banyak adegan yang buat kita ketawa pecah. Ada cerita Andovi sama kakaknya (Kak Jo) ikutan demo terus kakaknya digebukin massa karena dikirain nyium nenek-nenek padahal niatnya membantu. Soalnya nenek itu pingsan karena teriakan kak Jo yang terlalu kencang waktu demo.
Ada juga cerita kak Jo berkelahi sama Rocky di tempat main bowling terus Andovi berkelahi sama Kemal Palevi. Mereka berkelahi sampai masuk koran dan Andovi merasa terharu karena akhirnya ada media masa yang berkenan memuat berita tentang mereka walaupun berita buruk -_-
Penggambaran tokohnya dapeeeet banget.  Endingnya juga nggak buat kecewa. Ah pokoknya ini film yang dibutuhkan remaja cerdas masa ini. hee

Editingnya juga bagus, menonton film ini kayak menonton youtube. duh nggak ngerti pasti kan ? aku nggak tau istilahnya apa. Selain itu yang menarik di film ini ya itu, film ini di dukung pemain-pemain muda yang berbakat dan idola remaja Indonesia. Kumpulan orang muda berbakat yang dimiliki Indonesia. hehe. Makanya nonton buruan

Pesan moralnya sih yang pasti jangan pantang menyerah untuk mewujudkan impian kita. Walaupun diremehkan, ditertawakan, dianggap bodoh, kalau udah niat pasti bisa kok. Jangan mudah menyerah.
Dan pesan moral yang nggak kalah pentingnyaq di film ini adalah kasih sayang kepada saudara. Hiks, Andovi sama ka Jo keren banget pokoknya. Waku liat adegan kak Jo bertengkar sama Andovi aku sempat nangis gitu, ingat sama kakak. Jadi rindu banget, ingat dulu pernah bertengkar. Jadi pengen sama-sama lagi. 

Kalau kalian punya teman yang suka buat video dan up load di youtube tapi yang subscribe sedikit, nah ajak aja nonton film ini. haha kali aja semangatnya jadi bertambah berkali-kali lipat. Atau mungkin dapat ide baru. Intinya ini film yang dipersembahkan untuk remaja-remaja Indonesia, jadi kita sebagai remaja Indonesia, sebagai penikmat karya harus mendukung film ini. Ayo ditonton ayo ayo. Hihiiii.

***

This entry was posted in

Tuesday, May 19, 2015

Bagaimana Mahasiswa yang Mempunyai Teman Banyak dan Sedikit Menghabiskan Waktu Istirahat Mereka di Kampus

Menurutku saat istirahat atau saat menunggu dosen masuk adalah saat yang tepat untuk mengamati fenomena sosial di lingkungan kampus. Hahaha. Saat inilah akan terlihat mana mahasiswa yang mempunyai teman banyak dan mana mahasiswa yang mempunyai teman sedikit.
Mahasiswa yang mempunyai teman banyak akan menghabiskan waktu istirahatnya bersama teman-temannya, mereka menghisap rokok bersama, bercanda, membicarakan skor pertandingan sepak bola tadi malam dan mereka menggoda perempuan yang melewati kerumunan mereka. Sedangkan laki-laki yang tidak mempunyai teman banyak biasanya duduk sendirian sambil menghisap rokok atau sibuk dengan gadgetnya, konsentrasi untuk meletakkan Town Hall di tengah-tengah supaya basenya tidak diserang clan lawan, ya semua lelaki di kampusku memang lebih tertarik pada game Clash of Clans dari pada membaca sebuah buku tentang kriminologi atau buku lain yang berhubungan dengan hukum. 
Lain halnya dengan para perempuan, mereka yang mempunyai teman banyak duduk di kelas dengan kursi yang didempetkan, mereka menunggu dosen sambil membicarakan hal apa saja yang sedang hangat diperbincangkan publik. Mendengar obrolan mereka seperti mendengar sebuah rangkuman dari berita hari ini, gosip selebritis, laporan perjalanan seorang traveler dan tutorial menggunakan make up (malam ini mereka membicarakan tentang alis). Mereka membicarakan tentang kasus penelantaran anak, prostitusi di kalangan selebriti, tempat-tempat liburan asik yang bisa dikunjungi ketika liburan, tempat wisata kuliner yang menarik dan mereka membicarakan alis seorang teman lainnya yang malam ini tidak berkumpul bersama mereka. Mereka merangkum semua hal itu dan membicarakanannya dalam waktu tidak lebih dari 15 menit. Ya itulah bakat alami yang sepertinya dimiliki oleh semua perempuan di dunia. Hanya saja ada yang mengembangkannya dan ada yang tidak melatih skill ini. Heh. Mereka yang mengembangkan kemampuan ini kemudian dikenal sebagai penggosip di kalangannya, dan itu yang selalu ku hindari. 
Lalu bagaimana para perempuan dengan teman sedikit menghabiskan waktu istirahat mereka ? Yah begitulah. Duduk sendiri, asik dengan gadget, mungkin sedang up date status di path atau meng- up load foto di instagram, bisa juga sekedar membaca timeline artis favorite di twitter dan mengecek display picture teman-teman di kontak Blackberry Mesaanger, ada juga yang menghabiskan waktu dengan menonton you tube atau chatting dengan teman di dunia maya. Tidak pasti apa yang mereka lihat di gadget itu, yang jelas biasanya mereka tersenyum sendiri, tertawa keras, dan kadang diam tanpa ekspresi. 

Mahasiswa dengan teman sedikit biasanya adalah orang-orang yang penyendiri, berteman dengan satu atau dua orang saja, mereka lebih banyak diam dari pada mengobrol, jika berkumpul mereka duduk berdekatan dan berbicara dengan suara seperlunya saja, tidak seheboh mereka yang mempunyai teman banyak. Orang dengan teman sedikit senang berpergian sendiri, masuk kelas sendiri dan mereka bisa duduk dengan tenang di tengah-tengah orang asing. Kadang agak sulit membedakan mereka ini orang yang pemalu atau memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Itulah yang ku perhatikan saat sedang istirahat atau menunggu dosen masuk ke kelas. Aku sendiri bukan orang yang mempunyai banyak teman, tapi aku tahu kapan harus duduk sseorang diri dan kapan harus berkumpul bersama kerumunan mereka. Menyenangkan sekali, kadang aku bisa duduk tenang dengan sebuah novel dan kadang aku bisa tertawa lepas dengan orang-orang yang kebetulan ada di sekelilingku.

PS: Teman adalah orang yang kau pilih sendiri untuk menjadi orang terdekatmu. Mereka adalah orang yang kau tentukan sendiri untuk menjadi temanmu, mereka berbeda dengan orang-orang yang kebetulan ada di sekelilingmu.
This entry was posted in

Wednesday, May 13, 2015

Ketika Seorang Teman Kehilangan


Tulisan ini kutulis untuk temanku Ambrosius.
Beberapa hari yang lalu ayahnya meninggal dunia.

Malam ini kami kuliah seperti biasa, dan aku selalu saja memasuki kelas dengan malas. Rutinitas yang sama setiap malamnya, duduk di kelas mendengarkan dosen menjelaskan materi-materi yang membosankan, kemudian pura-pura menyimak padahal tidak sama sekali, yah kuliah memang seperti sebuah akting menurutku. Seperti sebuah penyiksaan selama beberapa jam. Seandainya memperoleh pekerjaan yang layak tidak memerlukan ijazah sarjana maka aku tidak akan di sini, duduk seperti patung di kelas ini.

Aku melayangkan pandanganku ke depan, ke sebuah deretan kursi yang biasa didudukinya. Malam ini memang sama seperti malam lainnya, kuliah, berakting dengan dosen dan bertemu orang-orang yang sama, tapi ada satu orang yang tidak hadir malam ini. Dia, aku tahu bahwa ayahnya meninggal beberapa hari yang lalu, dan hari ini pemakamannya. Tadi siang aku berusaha menghubunginya lewat sebuah panggilan, tapi nomornya tidak aktif. Mungkin dia sengaja mematikan handphoneya, aku pasti melakukan hal yang sama jika mengalami ini. Aku tidak akan berbicara pada siapapun, aku pasti menangis tanpa henti. Tidak, kehilangan anggota keluarga adalah hal yang menakutkan bagiku, apa lagi kehilangan orangtuaku. Aku tidak ingin mengalaminya. 

Kadang aku berpikir bagaimana mungkin aku bisa mengetikkan kalimat "Yang ikhlas ya Ambro" sementara aku sendiri takut menghadapi keadaan seperti itu. Keluargaku adalah rumah bagiku, mereka tempat yang memberiku rasa aman, tempatku pulang. Dan orangtuaku sendiri seperti sebuah udara di sana, udara yang selalu ku hirup, menghidupkanku dan tidak pernah habis. Mereka juga darah yang mengalir di nadiku, mereka adalah sebuah dunia yang menjadi tempatku menjelajah, mereka menjadikanku seorang petualang dan menerimaku kembali saat aku ingin menjadi seorang bayi yang terbaring lemah di pelukan mereka. Sungguh, apapun yang terjadi tolong Tuhan jangan pisahkan aku dari mereka. Aku tidak berani, aku sangat takut.

Kenyataannya kita tidak bisa hidup bersama selamanya. Sebenarnya saat ini pun aku sudah berpisah dengan mereka, hanya saja kami masih bisa bertemu. Aku tahu kami bisa bertemu lagi itu yang membuatku sedikit tenang dengan perpisahan ini, ini hanya sementara, itu yang membuatku kuat untuk jauh dari mereka. Tapi Ambro ? hari ini merupakan pertemuan terakhirnya dengan ayahnya. Sebuah pukulan besar yang harus diterimanya. Aku sangat tahu bagaimana dia mencintai ayahnya. 

Tahun lalu saat pemilihan anggota legislatif di daerahnya Ketapang, dia rela bolos sehari untuk pulang ke sana, menyumbangkan hak pilihnya untuk mendukung sang ayah. Hubungan yang mereka miliki bukan hanya hubungan seorang ayah dan anak, tapi juga sebagai partner kerja dan sebagai teman. Sebuah hubungan indah yang mungkin tidak bisa dimiliki oleh semua ayah dan anak lelakinya. Aku juga tahu bahwa ayahnya merupakan sosok yang membuatnya bersemangat untuk kuliah dengan tekun, ayahnya adalah seorang motivator baginya, seorang pejuang yang selalu membuatnya merasa kuat dan lengkap.

Ambro.. Aku mengerti, luka ini mungkin terlalu dalam untuk kau ungkapkan. Aku tau itu. Tapi aku di sini untuk menguatkanmu, kami sahabatmu, kami ingin menghiburmu. Seandainya Ketapang itu dekat aku pasti berdiri di sana bersamamu, menyaksikan pemakamannya. Aku ingin di sana, sekedar melihatmu dan memastikan bahwa kau cukup siap menghadapi ini. 
Orang bijak selalu berkata Seiring dengan kekuatan yang besar, datang pula tanggung jawab yang besar. Mereka benar, percayalah Ambro, Tuhan sudah menyiapkan rancangan yang lebih kokoh dari rancangan milikMu. Tuhan sudah mempersiapkan jiwa yang lebih kuat dari jiwamu yang sekarang, dan saat ini kamu sedang menjalaninya. Kamu sudah cukup kuat untuk menanggung ini, dan pasti berpuluh-puluh tahun yang akan datang, saat kau melihat kembali masa lalumu, kamu akan sangat bersyukur karena kamu mampu melewati itu, kamu akan sangat bersyukur karena Tuhan menjadikanmu pribadi yang tegar.
Kepergian ayahmu adalah sebuah penyembuhan kekal yang Tuhan berikan. Sekarang di sanalah dia berada, di surga bersama orang-orang kudus lainnya. Tugasnya di dunia telah selesai, dan dia akan melindungimu, melindungi keluarga kalian dari surga. Di sanalah kedamaian dan keabadian. Ikhlaslah Ambro, ayahmu tidak pergi dia hanya kembali ke tempatnya berasal. Dan kita akan bersama dengannya nanti, pada waktu yang tepat, waktu yang telah ditentukan sendiri oleh Tuhan.

Kamu tidak sendirian. Ketika Tuhan menguji kita diapun menyediakan penyembuhan. Lihatlah ibumu, adik-adikmu, keluargamu, mereka adalah penghiburan yang telah Tuhan sediakan bagimu. Peluk mereka erat-erat dalam doa dan tunjukkan pada ayahmu bahwa kamu masih sama, masih seorang anak lelaki kebanggaannya yang mampu melindungi keluarganya, anak lelaki yang bisa diandalkan, jagoan kecilnya yang sekarang sudah tumbuh dan menjadi seorang lelaki, tunjukkan betapa hebatnya ayah membimbingmu selama ini. Tunjukkan bahwa kamu mampu Ambro. Kamu sanggup, kamu bisa. 

Terlalu banyak hal yang tidak mampu kutuliskan di sini, cepatlah kembali, kita isi deretan bangku kosong yang kau tinggalkan malam ini. 
Kita wujudkan harapan-harapan ayah kita, kuatlah Ambro.
This entry was posted in

Tuesday, May 12, 2015

Aku Sudah Move on

Pagi ini seperti biasa aku melaksanakan tugas harian. Mengantar mama ke sekolah. Anak baik ya memang begitu, berbakti pada orangtua. Hee. Jadi tugas mengantar mama ke sekolah merupakan tugas turun temurun yang sebelumnya dilakukan oleh abangku, kemudian abangku yang satunya lagi, kemudian kakakku, kemudian aku. Tugas ini kami singkat dengan TMMKS yang adalah singkatan dari Tugas Mengantar Mama ke Sekolah dan itu artinya ucapkan selamat tinggal pada lembutnya kasur dan hangatnya selimut di pagi hari. Mama masih harus mengajar 8 tahun lagi, itu artinya mama perlu orang baru untuk mengantarnya ke sekolah nanti, karena aku sudah pasti akan bekerja di usia 21 tahun, mungkin sekarang kami perlu adik kecil yang harus sudah mahir mengendarai motor di usia 3 tahun. Hahaha.
Tugas Mengantar Mama ke Sekolah akan berakhir jika si pengemban tugas sudah menyelesaikan pendidikan dan mendapatkan pekerjaan. Karena tidak mungkin bolak-balik mengantar mama ke sekolah kemudian baru pergi ke kantor. Kecuali nanti kantor tempatku bekerja satu arah dengan tempat mama mengajar. Dan itu mustahil, Batu Layang terlalu jauh jadi aku tidak  akan bekerja di sana.
Aku bangun pagi-pagi, mencari handphone memeriksa pesan yang masuk kemudian menyempatkan diri melihat kandang kelinci, duduk sebentar di depan tv, cuci muka-gosok gigi, mengumpulkan niat daaan berangkaaat. 
Semua hal yang ku temui masih sama. Polisi lalu lintas yang ku temui masih berdiri di tempat biasa dengan peluit yang dikalungkan di leher dan kaca mata hitam yang menutup matanya. Penjual koran yang menunggu di perempatan lampu merah juga masih menggunakan atribut lengkapnya seperti biasa, kadang membuatku berpikir mungkin dia tidak pernah mencuci jaket, celana dan penutup wajahnya. Kios-kios bensin di tepi jalan masih juga di tutup, aroma busuk dari tempat pembuangan sampah yang ku lewati masih menyengat, seperti biasa asap rokok dan knalpot motor bercampur, menembus masker yang ku kenakan, udara terasa tajam, sesak, sumpek, gerah. Carut marut jalanan terasa semakin parah, pengguna motor yang berbelok tanpa menyalakan lampu sein, pejalan kaki yang menyebrang sembarangan, angkot yang berhenti tiba-tiba, suara klakson di mana-mana, teriakan yang berisi umpatan, semuanya berkumpul dalam waktu yang bersamaan. Melatih kesabaran, benar-benar sebuah cara menarik untuk merayakan kehidupan.
Di jalan pulang, aku mengendarai motorku dengan santai. Membiarkan orang-orang memacu kendaraannya dengan laju, terburu-buru mengejar waktu. Orang-orang berpakaian kantor, berdinas, berjaket tebal dengan sarung tangan dan masker penutup hidung, sebagian lagi masih mengenakan daster tidur, anak-anak berseragam sekolah yang sudah pasti terlambat, cowok-cowok berkemeja rapi yang mungkin akan ke kampus, para pedagang sayur yang membawa keranjang di atas motor, mereka saling susul menyusul mengejar warna hijau pada traffic light. Dan aku berhenti tepat di belakang garis marka, menunggu lampu merah berganti hijau.
Saat-saat menunggu seperti inilah aku biasanya menyadari betapa rendahnya ketaatan orang-orang pada aturan, bertapa rendahnya perasaan saling menghargai yang dimiliki orang-orang di sekitarku, lihatlah mereka, menyebrang sesuka hati. Mereka harusnya berhenti saat lampu berwarna merah dan memberi kesempatan pada pengguna lain untuk menyebrang, menggunakan hak warna hijau yang mereka miliki. Tapi kenyataannya aku selalu mendapati pemandangan yang sama setiap harinya, orang-orang saling menyerobot untuk menyebrang sehingga klakson kendaraan di mana-mana, kadang juga mereka saling mengumpat satu sama lain. Dan aku heran kenapa tidak pernah terjadi kecelakaan saat sedang ada pelanggaran seperti itu, kecelakaan hebat di tengah aksi perampasan hak menyebrang maksudnya supaya memberi pelajaran pada  pengguna kendaraan agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada, agar taat pada traffic light yang telah susah payah diciptakan oleh Garrett Augustus Morgan. Walaupun Indonesia sudah merupakan negara yang berada di urutan ke lima sebagai penyumbang korban kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Aku juga bingung bagaimana harus membuat kebijakan untuk orang-orang yang tidak bisa diatur seperti ini, untunglah aku bukan kepala Polisi Daerah di Pontianak jadi yah aku tidak perlu pusing memikirkan cara memperbaiki kerusakan-kerusakan di kota ini. Aku menunggu dengan sabar, di sampingku seorang bapak-bapak sedang merokok, asapnya membuat pernafasanku terasa sesak, aku memalingkan kepala ke arah kiri, dan mataku tepat memandang jalan itu.
Sebuah jalan yang tidak asing lagi, jalan itu sudah sangat akrab bersentuhan dengan scoopy-ku. Jalan yang pernah ku susuri dengan riang, dengan perasaan senang yang menghantarkanku pada sebuah rumah. Dulu aku sering ke sana, menghabiskan berpuluh-puluh menit bersamanya, aku sering datang ke sana sekedar menemaninya makan siang atau menonton sebuah film, mengerjakan tugas bersama dan mencoba menahan wantu yang seolah tak pernah cukup untuk kami berdua.
Aku pernah di sana bersamanya, bersama mereka, kami pernah tertawa bersama di sana, duduk berhadapan di sebuah meja, menghabiskan makan siang dengan bakso atau kadang nasi padang, aku pernah sangat dekat dengan orang-orang di rumah itu. Rumah yang penuh dengan tawa.
Dan kenangan-kenangan itu bergulir lagi di ingatanku, bayangan wajahnya, wajah kami, wajah mereka, bayangan saat kami tertawa, gitar, putung rokok, stick PS, kabel yang berbelit-belit, tumpukan pakaian kotor, keran air yang selalu menyala, kambing yang selalu mengembik di depan rumah, anak-anak yang berlarian di pekarangan mengejar layangan putus. Semuanya hadir seperti sebuah film lama yang diputar dengan cepat. Lalu aku tersadar oleh sebuah klakson dari pengguna motor di belakangku, aku pun berlalu seiring dengan warna hijau pada traffic light, berbaur dengan orang-orang yang selalu terburu-buru.
Aku berlalu dengan perasaan yang sangat ringan, seperti sebuah ballon yang baru diisi udara segar, seperti sebuah motor yang olinya baru diganti. Sudah tidak ada yang membuatku sedih sekarang. Aku sudah tidak takut untuk menoleh ke arah kiri tiap kali berhenti oleh warna merah, hatiku sudah tidak sesak saat mengingatnya, mengingat tawa yang pernah kami gelakkan bersama, sudah tidak ada perasaan kecewa, tidak lagi marah dan dendam, aku sudah sangat ringan dan lapang untuk berlalu dari kisah kami, aku sudah sangat siap untuk melanjutkan perjalananku, tidak buru-buru tapi pasti maju, aku sudah sangat kuat untuk menghadapi semuanya sendirian. Aku sudah move on.
Orang yang move on itu bukan orang yang baru putus dan langsung mendapat pasangan baru, move on tidak sekonyol itu.
Move on bukan siapa yang mendapatkan pengganti lebih dahulu, move on adalah saat mengingat sudah tidak menangis, saat bertemu sudah tidak menghindar. Move on berarti sudah tidak berharap, tidak mendendam, tidak membenci. Move on bukan juga tentang saling melupakan tapi bagaimana menghadapi semuanya secara nyata, tidak lagi menghindari hal-hal yang mengingatkan kita padanya, move on berarti tidak takut akan masa lalu itu sendiri, move on adalah saat kita menyadari bahwa kita bisa bahagia tanpanya. Dan aku sangat bahagia saat ini, menyongsong hari-hariku dengan rencana-rencana baru, menjadi crayon yang mewarnai gambar yang ku goreskan sendiri. Aku sempurna saat merasa bebas. Aku tau aku sudah move on.
This entry was posted in

Friday, May 08, 2015

Sinopsis Singkat film Youtubers

Ini film Indonesia yang keren di awal Mei. Anak muda Indonesia wajib nonton film ini.
Sebuah film yang disutradarai Kemal Palevi dan Jovial Da Lopez yang menceritakan tentang ambisi seorang mahasiswa semester atas (Jovial Da Lopez) yang dikejar deadline skripsi dan untuk menjadi orang terkenal. Namun keinginannya untuk menjadi terkenal tidak juga tercapai sehingga adiknya (Andovi Da Lopez) nekat meng-upload video-video absurd kakaknya ke channel youtube mereka berdua Skinnyindonesian24. Jovial Da Lopez dan adiknya Andovi Da Lopez adalah Youtuber, Andovi Da Lopez sangat ingin video-video mereka banyak ditonton orang sehingga channel mereka menjadi di kenal masyarakat dan mereka juga menjadi terkenal. Mereka mempunyai saingan yaitu seorang youtuber keturunan arab (Kemal Palevi) yang selalu berhasil mengalahkan jumlah penonton video mereka.
Dibantu oleh dua orang temannya Andovi menjalankan misinya untuk membuat video yang banyak ditonton masyarakat dan menjadikan kakaknya terkenal. Banyak hal aneh dan bodoh yang dilakukan oleh Jovial di upload ke youtube oleh adiknya sehingga jumlah penonton mereka bertambah dan mereka mulai di kenal masyarakat. Tapi pacar Jovial, Alexandra (Anggika Bolsterli) tidak setuju jika Jovi menjadi seorang youtubers apa lagi melihat hal-hal bodoh yang dilakukannya dan menjadi tontonan masyarakat luas. Dia lebih senang jika Jovi fokus pada skripsinya dan segera menyelesaikan kuliahnya. Ini menjadi halangan bagi Andovi untuk membuat video-video baru, kakaknya sangat menyayangi pacarnya sehingga menjadi sulit diajak bekerja sama.Mereka pun terlibat konflik, ditambah lagi dengan persaingan dari Youtuber lainnya channel mereka yang awalnya sudah mulai ditonton banyak orang mulai kurang diminati lagi. 
Inilah yang yang diceritakan film ini, tentang kegigihan seorang youtuber untuk membuat video-video berkelas, yang bisa diterima oleh semua kalangan, dengan dibumbuhi cerita tentang persaingan antar youtuber dan ambisi Jovi untuk menjadi terkenal film ini cukup layak dinyatakan sebagai film yang menginspirasi. Menginspirasi generasi muda Indonesia untuk kreatif terutama yang berkeinginan menjadi seorang Youtuber. Nah bagaimana misi ini berjalan ? apakah mereka berhasil ? silahkan tonton sendiri. hehe

Para Pemain

Para pemain di film ini merupakan generasi-generasi muda Indonesia yang kreatif. Mungkin nama mereka tidak asing lagi, pemeran utamanya adalah kakak beradik Jovial Da Lopez dan Andovi Da Lopez yang merupakan Youtuber populer dengan akun skinnyindonesian24. Akun mereka merupakan salah satu akun youtube yang paling banyak di tonton di Indonesia, Andovi Da Lopez sendiri pernah bermain dalam serial Malam Minggu Miko bersama Raditya Dika di season 2 menggantikan Ryan Adriandhy. 
Pemain berikutnya yang memegang peran penting di film ini adalah Kemal Palevi, dia berperan sebagai saingan Jovi dan Dovi, kemudian ada Ge Pamungkas yang juga memiliki peran sama sebagai rival dari skinnyindonesian24. Mereka berdua adalah stand up coemdy-an. Ge Pamungkas adalah juara satu Stand up Comedy Indonesia musim kedua sedangkan Kemal Palevi adalah juara ketiga di musim itu. Kehadiran stand up comedy-an di film ini jelas memberi nuansa tersendiri. Stand up Comedy sendiri sedang naik daun di Indonesia jadi film ini menjadi sangat ingin ditonton oleh masyarakat banyak. Kelucuan yang diciptakan Kemal dan Ge membuat film ini sangat menghibur. Stand up Comedy-an lainnya adalah seorang senior Ge dan Kemal, yaitu Pandji Pragiwaksono. Beliau adalah seorang Komika sekaligus salah satu penulis buku favoritku, di sini dia berperan sebagai dosen Jovi.
Pacar Jovi diperankan oleh Anggika Bolsterli, dia sendiri merupakan artis Indonesia keturunan Swiss. Pemeran Astrid dalam sinetron putri duyung ini menjadi pacar Jovi yang menuntut agar Jovi menjadi pribadi yang bisa menjaga imagenya. Wajah cantiknya yang bening tidak bosan  untuk di pandang. 
Tokoh terkenal lainnya yang digandeng di film ini adalah Rayi Putra, anggota grup musik Ran. Seperti yang kita ketahui Rayi memang sahabat Dovi, dia sering diajak berkolaborasi oleh Dovi dan Jovi dalam video-video mereka di skinnyindonesian24 dan di sini dia memerankan peran yang sama sebagai teman Dovi dan bertugas membantu Dovi menjalankan misinya. Kemudian teman Dovi yang lainnya diperankan oleh Marlo Ernesto. 
Mama Dovi dan Jovi diperankan oleh Donna Harun, dia merupakan seorang ibu yang gaul, yang sangat mengikuti perkembangan di media sosial.
Selain itu ada beberapa tokoh figuran lainnya yang tidak kalah terkenal. Ada Duo Serigala, Dj Yasmin, kemudian Tyas Mirasih, Agung Hercules, Zaskia Mecca, dan Hanung Bramantyo.

Banjir YouTuber ternama Indonesia

Karena film ini tentang YouTuber maka sudah pasti di sini kita akan melihat kehadiran YouTubers ternama di negeri ini. Kalian pasti tidak asing dengan mereka. Pertemuan dengan YouTubers Indonesia ini yang menjadi bagian favoritku. Rasanya sangat wow melihat orang-orang kreatif yang biasanya hanya bisa di tonton di YouTube berkumpul bersama dan bermain dalam sebuah film. Salah satunya adalah Chandra Liow, aku sangat mengidolainya. Ah kalian stalking sendiri deh dia siapa. Hehe.
Menurutku film Youtubers ini menjadi sebuah moment berkumpul bagi para YouTubers Indonesia dari berbagai jenis. Keren banget. Beneran.

Setelah menonton film ini aku berpikir bahwa seorang YouTuber adalah orang yang bisa masuk dalam daftar orang yang bisa didekati. Hahaha. Pokoknya film ini keren, aku sendiri termotivasi untuk menjadi remaja yang pandai mengembangkan bakat seperti mereka, siapa tau bisa jadi terkenal. Hehe. Totally film ini menghibur, mendidik, memotivasi, dan ini tontonan wajib untuk anak muda Indonesia. 
***


Tuesday, May 05, 2015

Mengapa hubungan beda agama ditentang ?


Mengutip sebuah kalimat dari seorang teman malam ini.
Agama diciptakan tidak untuk membedakan justru manusia yang menggunakan Agama untuk membeda-bedakan.

Apa yang salah dengan mencintai seseorang yang agamanya berbeda dengan kita ?

Sebenarnya tidak ada yang salah. 
Perasaan itu dirasakan oleh dua orang, mereka bahagia, saling mencintai, berbagi kasih, mereka memiliki harapan, memiliki sesuatu yang kuat untuk tetap dipertahankan, mereka memiliki cinta. Tapi kenyataannya kita tidak hidup berdua, kita memiliki keluarga, kita hidup dalam masyarakat. Terlalu banyak yang menentang hubungan beda agama sehingga mencintai seseorang dengan agama yang berbeda menjadi seperti sebuah kesalahan.

Kenapa hubungan beda agama itu ditentang ?

Sejak lahir kita sudah dibedakan oleh agama, sebuah perbedaan yang tidak bisa dihindari lagi. Walaupun semua agama mengajarkan kebaikan, tetap saja ada perbedaan. Penerimaan dari anggota keluarga yang lain juga membuat hubungan beda agama ditentang. Kita mungkin bisa saling menerima perbedaan kita dengan pasangan kita, kita bisa memiliki sikap toleransi yang tinggi sehingga sepakat untuk menjalani kepercayaan masing-masing, kita mungkin bisa melakukan itu. Tapi keluarga kita ? belum tentu keluarga dari pasangan kita bisa menerima kenyataan bahwa kita berbeda. Ingatlah hubungan yang kita jalani bukan semata-mata hubungan antara aku dan kamu, tapi juga aku dan keluargamu, kamu dan keluargaku, dan keluargaku dengan keluargamu. 
Alasan lain yang tidak kalah pentingnya adalah tentang Hukum Perkawinan di Indonesia yang tidak melegalkan perkawinan beda agama. Agama mungkin memberi toleransi pada pasangan beda agama yang nekat melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan tapi selagi pasangan tersebut masih tinggal di Indonesia, maka pernikahan beda agama yang dilakukan adalah sebuah pelanggaran hukum. Karena itu banyak yang memberi pilihan untuk ganti agama, ganti pasangan, atau ganti negara.
Dua alasan ini saja sebenarnya sudah cukup menjelaskan bahwa hubungan beda agama memang tidak diingini, baik oleh keluarga, masyarakat maupun negara.

Indonesia adalah negara yang plural, banyak Suku, Ras, dan Agama. Di zaman ini, di mana demokrasi sangat dijunjung tinggi, tidak ada lagi sekat antar satu suku, ras, atau agama. Kita hidup membaur, tidak ada kotak-kotak yang memisahkan. Pandangan generasi masa ini sudah sangat terbuka, toleransi yang tinggi membuat hubungan beda agama banyak terjadi. Bagaimana mungkin sebuah aturan yang diciptakan negara bisa mengendalikan sebuah perasaan ?
Jika melihat dari sudut pandang agama, kita percaya bahwa takdir ditentukan oleh Tuhan. Lalu mengapa kita harus berpisah karena Tuhan jika awalnya Tuhan yang mempertemukan kita ?
Sejak seorang manusia mulai mengerti maka sesungguhnya ia mulai menghidupkan pertentangan di dalam dirinya. Dalam hal ini cinta adalah sebuah perasaan manusiwai, kita tidak bisa menentukan akan jatuh cinta pada siapa, kita tidak bisa menentukan jodoh kita siapa. Mencintai orang yang agamanya berbeda dengan kita adalah hal yang manusiawi, mungkin ada pasangan yang nekat melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan tapi itu bukan hal yang mudah. Sanksi sosial yang diterima sangat berat karena itu orangtua sangat menentang anak-anaknya untuk menjalin hubungan dengan orang yang kepercayaannya berbeda. Dengan hukum perkawinan  yang berlaku di Indonesia yang tidak melegalkan perkawinan beda agama, maka tidak ada pilihan lain untuk pasangan beda agama yang nekat menikah dengan kesepakatan menjalankan agama masing-masing selain melangsungkan pernikahan di luar negeri.


Sesungguhnya perbedaan itu indah, tapi kenyataannya kita tidak bisa melawan arus.
Kita mungkin bahagia tapi bagaimana dengan keluarga kita ? 
***
This entry was posted in

Friday, May 01, 2015

Sejarah, Hari Penting, dan Hal-hal Menarik pada Bulan Mei

Sejarah Nama Bulan Mei 
 
Kata Mei berasal dari bahasa Latin, Maius, yang diperkirakan diambil dari nama Dewi Maia, putri dari Atlas dan Pleione, ibu dari Hermes (Mitologi Yunani). Pada bulan ini bunga-bunga bersemi, burung-burung berkicau merdu  Di Inggris banyak festival diadakan untuk menyambut musim semi ini. Bulan ini dianggap sebagai bulan romantis tapi bangsa Romawi menolak melangsungkan upacara pernikahan di bulan ini karena pada bulan ini juga berlangsung festival untuk menghormati Bona Dea, dewi yang tidak pernah berhubungan intim.


Hari Penting di Indonesia Pada Bulan Mei
 
Pada bulan Mei diperingati beberapa hari penting. Dimulai dengan tanggal 1 Mei, dunia memperingat hari buruh yaitu untuk mengenang peristiwa unjuk rasa 1 Mei 1886 di Amerika Serikat yang dilakukan besar-besaran oleh para buruh di sana. 
1 Mei juga merupakan hari peringatan pembebasan Irian Barat. Pada 1 Mei 1963 PBB menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia.
Pada tanggal 2 Mei yang diperingati adalah Hari Pendidikan Nasional atau dikenal juga dengan Hardiknas. Hardiknas diperingati setiap tanggal 2 Mei untuk mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara karena beliau adalah pelopor pendidikan di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara sering menyampaikan kritik terhadap kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda yang hanya memperbolehkan pendidikan bagi anak-anak keturunan Belanda atau anak-anak orang kaya. Banyak tulisan berisi kritik yang dibuatnya sehingga dia diasingkan ke Pulau Bangka kemudian dipindahkan ke Belanda. Setelah mengalami masa pengasingan tersebut Ki Hadjar Dewantara kembali ke Indonesia dan mendirikan Perguruan Taman Siswa, sebuah lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi untuk memperoleh pendidikan. Inilah yang menjadi konsep pendidikan nasional.
Kemudian pada tanggal 17 Mei yang diperingati adalah hari buku nasional sedangkan peringatan hari buku internasional jatuh pada tanggal 23 April. 17 Mei diperingati sebagai hari buku nasional karena pada 17 Mei 1980 didirikan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) di Jakarta.
Hari penting lainnya yaitu Hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei. Tanggal 20 Mei sendiri merupakan tanggal kelahiran Boedi Oetomo, tokoh pelopor kebangkitan nasional kaum pemuda Indonesia.
Pada tanggal  21 Mei yang diperingati adalah hari peringatan Reformasi yaitu untuk memperingati reformasi besar yang terjadi di Indonesia. Pada tanggal 21 Mei 1998 demonstrasi besar-besaran dilakukan oleh Mahasiswa mereka menuntut reformasi pemerintahan, perusakan dan penjarahan terjadi di kota besar, kerusuhan yang tidak kunjung selesai membuat presiden Soeharto mundur dari jabatannya setelah menjabat selama 6 periode (30 tahun). Ini merupakan reformasi besar-besaran bagi negeri ini, karena itu tanggal 21 Mei ditetapkan sebagai peringatan hari Reformasi.
Tanggal 29 Mei yang diperingati adalah Hari Keluarga Nasional dan tanggal 31 Mei diperingati hari Tanpa Tembakau Sedunia (World no tobacco day). Tujuan dari peringatan ini adalah untuk membangun kesadaran global akan bahaya penggunaan tembakau dan bahaya negatifnya bagi kesehatan.


Hal-Hal Menarik Pada Bulan Mei

Sejarah dunia mencatat bahwa pada tanggal 9 Mei tahun 1653 Taj Mahal yang merupakan salah satu bangunan arsitektur Islam terindah di dunia selesai dibangun. Pada 15 Mei tahun 1776 kapal uap pertama dibangun oleh seorang bangsawan Perancis bernama Marquis de Jouffroy d'Abbans.
Pada bulan Mei juga tepatnya tanggal 29 Mei 1953 untuk pertama kalinya puncak Gunung Everest berhasil dicapai. Pendaki gunung asal Selandia Baru bernama Edmund Hillary dan pemandu jalan asal Nepal, Tenzing Norgay berhasil menjadi orang pertama yang mencapai puncak Gunung tertinggi di dunia ini.
Selain beberapa catatan sejarah dunia tersebut hal menarik lainnya adalah bahwa pada tanggal 2 Mei Argentina memperingati hari Pengangguran, ini muncul sebagai tindakan untuk mengimbangi hari buruh yang diperingati pada tanggal 1 Mei. Selain itu bulan Mei juga merupakan bulan penghormatan internasional untuk ayam.
Pada bulan Mei juga digelar beberapa festival unik di berbagai negara, salah satunya di Jepang. Pada tanggal 5 Mei di Jepang diadakan Festival Koinobori untuk memperingati Hari Anak. Koinobori merupakan bendera ikan yang dikibarkan oleh keluarga yang memiliki anak laki-laki. Dengan mengibarkan koinobori diharapkan anak laki-laki tersebut tumbuh kuat dan sehat seperti kinobori yang dinaikkan di atas tiang, tetap kuat meskipun ditiup angin.

***
*Tulisan ini dihimpun dari berbagai sumber.
This entry was posted in