Saturday, February 07, 2015

Dear future me in 2018

Dear : Claudia Liberani in future

Apa kabar Ran ?
Ketika menulis surat ini aku sedang libur semester tiga. Dua hari lagi aku akan memasuki semester 4. Berat badanku masih 37 kilogram dan wajahku masih jerawatan. Aku masih senang-senangnya dengan warna rambutku yang baru. Sejak beberapa bulan yang lalu aku sudah mulai belajar memasak. Aku juga sedang berusaha menyelesaikan autobiografi kakek dan novel pribadi tentangku dan dia. Oh iya aku masih bersamanya saat aku menulis surat ini. Dia, abang gondrong yang entah kapan akan potong rambut.
Aku juga sedang berusaha menabung, menyisihkan uang jajanku sedikit demi sedikit. Hahaha. Karena itu jadi jarang menonton ke bioskop dan membeli novel baru. hiiiks.
Sebelum memutuskan untuk menulis surat ini aku sudah memutuskan untuk membuat beberapa goals yang harus sudah aku capai saat membuka surat ini di tahun 2018.
  • Semoga saat membaca surat ini kamu sudah menyandang gelar SH dan mempunyai pekerjaan yang layak. Aktivitasmu tidak hanya "Bangun-mengantar ma ua ke sekolah-makan-tidur- dan kuliah". Kamu sudah memiliki kesibukan dengan pekerjaanmu yang menyenangkan.
  • Kamu sudah mempunyai beberapa novel sang sudah diterbitkan, dan tabunganmu semakin banyak.
  • Hubunganmu dengan orang-orang terdekatmu juga semakin baik, nenek dan kakek masih sehat dan mama & bapak sudah tinggal di rumah yang baru.
 Baiklah, hanya ini yang kutuliskan. Semoga kamu tetap sehat dan lebih bahagia.

Regards,
your past..

1 comment:

  1. Hai, senang membacamu kembali hahaha. Ran, kamu sekarang sudah mendapatkan pekerjaan yang menyenangkan, seiring berlalunya waktu standar hidupmu semakin berubah. Kamu tumbuh sangat sederhana. Berat badanmu tidak berubah, sepertinya memang harus ke dokter.
    Hahaha aku, si masa depan, dengan berat hati mengatakan tidak ada satu karyapun yang kau torehkan, termasuk tulisan tentang kakak yang sekarang semakin menua. Menggelikan sekali ternyata kamu pernah berusaha menulis novel pribadi tentang abang tingkatmu yang gondrong itu, dia sekarang mungkin sudah berkeluarga. Oh iya, orang tua kita sudah tinggal di rumah yang baru, dengan suasana baru juga. Nenek dan kakek semakin renta. Nice to meet you :)

    ReplyDelete