Tuesday, January 13, 2015

Flashback 2014

 
Selamat pagi di hari ke-13 tahun 2015 masih ada 355 hari yang tersedia untuk kembali merayakan tahun baru. Semoga kita selalu sehat.
Tahun baru resolusi baru, tapi kali ini aku mau mengingat kembali hal apa saja yang aku lewati di tahun 2014.
Awal tahun, bulan Januari yang menyambutku adalah Ujian Akhir Semester genap, aku semester dua waktu itu. Aku masih tinggal di kontrakan berdua dengan kakak, masih dengan pola hidup berantakan. Karena tinggal sendirian bersama kakak pola hidupku tidak teratur, makan tidak tepat waktu, tidur subuh bangunnya siang menjelang sore, malas-malasan tapi kuliah tetap rajin.
Bulan Februari tanggal 21 kami merayakan hari ulang tahun kakakku yang bertepatan dengan hari ulang tahun teman baikku juga, Erfy Fitriani. Selain itu tidak ada yang berkesan.
Bulan Maret. Bulan ini banyak hal menarik. Bulan kelahiran temanku Nindya Elisya Lidsya dan kakekku tercinta. Bulan ini juga dua film favoritku tayang, film Divergent dan Comic 8. Nah bulan ini juga comic idolaku mengirimiku pesan via twitter. Hahaha Fico Fachriza mengirimiku pesan dan aku sangat bahagia.
Bulan April aku merayakan Paskah pertamaku sejak duduk di bangku kuliah, jauh dari keluarga yang ada di Putussibau. Bulan ini juga aku banyak bertemu dengan orang-orang baru di Stand up Comedy Pontianak.
Bulan Mei. Yipiiiii. ini bulan paling spesial, bulan ulangtahun kami. Ini adalah bulan ulang tahunku dan bulan ulang tahun sepupu-sepupuku. Hahaha. Pembukaan ulangtahun adalah Margareth Manique May Thoda yang dirayakan pada tanggal 4 Mei, besoknya pada tanggal 5 Mei yang merayakan hari lahir adalah mama tersayang- ma ua dan kakakku yang selalu cantik Evifadriani Meysilvana Nia Cathy. Beberapa hari kemudian yaitu tanggal 8 Mei adik sepupuku yang paling rajin berdoa dan bakal jadi Pastor Sirilus Rugin merayakan hari ulangtahunnya dan tanggal 19 Sirila Meiti Ringgan genap berusia 8 tahun, dan terakhir tanggal 30 Mei adalah hari ulangtahunku. Aku merayakannya dengan sukacita hahaha. Ini benar-benar ulangtahun yang berkesan, tak ada tepung dan telur seperti ulangtahun sebelumnya. Malam itu, pergantian tanggal 29 menuju 30 aku dan kakakku berdoa bersama. Dan ada kejutan darinya, dia dan pacarnya. Itu perayaan pembukaan karena sorenya teman baikku di kampus Erfy dan Nindya membuat kejutan. Seharian mereka tidak menghubungiku, dan sorenya mereka tiba-tiba datang membawa birthday cake dan kado. Mereka berhasil membuatku terharu. Perayaan penutup adalah malamnya, kami merayakannya di rumah teman SMA ku, mereka yang menyiapkan semuanya. Itu adalah saat-saat membahagiakan dan tidak terlupakan, aku beruntung memiliki orang-orang yang sangat sayang padaku. Bulan Mei selalu menjadi bulan kesukaanku, banyak ucapan, banyak kado, banyak pelukan dan banyak doa dari keluarga serta sahabat.
Dan akhirnya selamat datang di bulan penuh duka. Bulan Juni. Bulan kelahiran bapak dan mama.
Bulan ini tidak ingin kuceritakan, semua kesedihanku berawal dari sini, duka keluargaku. Duniaku seakan terbalik, semuanya berubah. Aku memotong pendek rambut panjangku.
Juli. Kepergian adik kecilku, adik kecil kami Octavius Rendescars-Agung Ferdinand. Aku pindah dari kontrakan. Dan pola hidupku berubah sejak pidah ke sini, berubah menjadi lebih baik.
Agustus aku kembali menyapa tempat asalku, berkumpul bersama orang-orang terkasih yang sedang terluka. Kami ditinggalkan. Dan aku berusaha tegar di depan orangtuaku, aku menjadi satu-satunya harapan mereka. Aku berusaha kuat di depan keluarga besarku, agar mereka yakin bahwa aku bisa. Aku tidak ingin membagi cerita ini. 
September. Aku memasuki semester baru. Bulan ini juga aku berkenalan dengan the best tutor ever Petrus Andre yang mengajariku banyak hal di dunia blogger, yang mengajakku bergabung di komunitas Buda' Blogger Pontianak, terimakasih banyak.
Oktober adalah seratus harinya kepergian adikku Octavius Rendescars sekaligus bulan kelahirannya. Kami merindukannya. Selalu.
November. Aku patah hati.
Desember adalah Natal dan bulan terakhir di tahun 2014. Aku mengubah warna rambutku. Semuanya akhirnya benar-benar sudah ku lalui. Januari-Desember akhirnya terlewati. Aku siap melangkah ke depan, melupakan semua duka di tahun ini. Aku siap.

Yaaaa itu dia. Itu yang aku lalui di tahun yang lalu. Bulan Juni-Desember kulalui dengan kesedihan :'D
semoga kali ini banyak kebahagiaan yang bapa limpahkan, semoga segala kekecewaan di tahun yang lalu menjadi berkat di tahun ini. Amin.

0 comments:

Post a Comment