Thursday, December 11, 2014

Sebuah tulisan untuk teman yang telah pergi



Teruntuk : J.F

Hai..

Apa kabar ?

Aku sedang duduk di sebuah cafe tepat di depan lapangan futsal tempat kita bertemu pertama kali.
Duduk sendirian, dengan laptop  dan segelas jus apple, bergelut dengan tugas akhir semester yang sangat padat. Ah aku duduk menghadap jalan dan tepat berhadapan dengan lapangan futsal itu.

Waktu sangat cepat berlalu. Tidak terasa semester tiga akan  berakhir, tahun 2014 akan terlewati. Banyak hal yang akan segera menjadi kenangan dan salah satunya kamu. Entah kenapa hari ini aku memikirkanmu. Bukan karena aku datang ke tempat ini, bukan. Karena ini bukan kali pertamanya aku datang sejak kepergianmu. Mungkin hari ini aku memang harus menulis sesuatu untukmu, ya mungkin begitu.

Aku sering galau akhir-akhir ini. Aku sering pergi mengendarai motor tanpa tujuan yang jelas, aku juga sering melamun di kelas. Aku sering merasa sendiri, aku sering merasa sedih,dan kadang menangis begitu saja. Dan setiap malam, setiap pulang kuliah aku melewati tempat itu, tempat terakhirmu. Dan aku segera sadar setelah melaluinya, maksudku setidaknya keadaanku lebih baik karena sampai saat ini aku masih bisa berada di tengah-tengah keluargaku. Kamu selalu mengingatkanku untuk bersyukur. 

Setiap hari yang berlalu akan menjadi kenangan untuk hari esoknya, dan hari-hari berlalu tanpa terasa. Dan tempat itu, tempat yang ada di hadapanku saat ini akan menjadi tempat kenangan, di sanalah untuk pertama kalinya kita bertemu. Dan sekarang tak terasa kau telah pergi, dan kita tetap teman selamanya.

This entry was posted in

0 komentar:

Post a Comment