Tuesday, October 21, 2014

Generasi yang sadar.

Mengikuti perkembangan anak-anak adalah hal yang istimewa. Menyenangkan sekali. Saya mempunyai keponakan kecil. Ini adalah tahun pertamanya duduk di sekolah formal, Taman Kanak-kanak. Banyak perubahan yang terjadi padanya semenjak mengikuti sekolah formal. Terutama kemampuan akademiknya yang berkembang sangat baik. Dan rasanya seperti keajaiban saat saya bisa mendengarkannya membaca sebuah dongeng. Rasanya bahagia saat melihat si kecil yang biasanya hanya bisa mendengarkan cerita yang dibacakan atau mewarnai gambar jadi kini bisa membaca sendiri. Saya seperti kembali ke masa kecil. Menyaksikan tangan kecilnya menulis huruf dan menjelma menjadi kalimat. Dan nampaknya telah menjadi kewajaran bahwa semasa kecil kita sangat senang menuliskan kalimat-kalimat lucu. Bahkan kadang kalimat-kalimat menyebalkan seperti Andi-cinta-Mia. Hahaha saya ingat pernah membuat kakak menangis karena menuliskan kalimat itu berbaris-baris.
Anak kecil ibaratkan sebuah kertas putih. Jadi apa isinya nanti tergantung pada apa gang dituliskan di dalamnya. Dan ini yang membuat saya sangat sadar pentingnya mengajari anak kecil dengan kebiasaan  baik. Salah satunya adalah memberi kesempatan belajar baik di sekolah formal maupun di rumah. Mengajari anak menulis dan membaca misalnya. Karena saya sangat sadar kemajuan alat komunikasi zaman ini telah memanjakan generasi muda, anak kecil utamanya. Saya sangat prihatin saat mengetahui adik teman saya sudah pandai membaca tetapi tidak pandai menulis. Bagaimana bisa ? karena dia belajar membaca melalui media elektronik. Dia membaca huruf-huruf digadgetnya tanpa pernah mencoba menulis huruf-huruf itu sendiri. Sehingga di kelas dia sangat kesusahan menulis. Dan ini terdengar tidak lucu. Seharusnya, pada umumnya. Anak-anak diajarkan menulis terlebih dahulu baru kemudian belajar membaca. Dan hal yang sangat memprihatinkan saat menemui generasi penerus bangsa kita terlalu dimanjakan oleh canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu kita sebagai -Generasi yang sadar- mempunyai tanggung jawab untuk mengajarkan hal-hal baik bagi generasi penerus kita. Salah satunya tidak membuat mereka menjadi malas menulis.
This entry was posted in