Monday, January 20, 2014

Tentang Sahabat

Holla :)
Aku cerita tentang sahabat ya.
akhir-akhir ini, ntah kenapa pil lelap jadi sahabat baik bagiku. tau pil lelap kan ? itu tuh obat tidur. nah.. semenjak masuk kuliah aku sering tidur lambat karena aku kuliah malam. beberapa bulan pertama masuk kuliah aku masih bisa tidur awal, sekitar jam 12 begitu. tapi sekarang mata ini udah keterlaluan, biasanya bisa dibawa tidur jam 3 subuh. haaah padalah menggemukkan badan menjadi bagian dari daftar resolusi ku di tahun 2014. kalau pola hidupnya begini gimana aku bisa besar. karena itu lah, aku sering minum obat tidur,. yah walaupun belum bisa dibilang ketergantungan tapi dia punya peran besar di malam-malam yang aku lalui. biasanya kalau ada janji ketemu dosen PA pagi-pagi pil ini selalu jadi penyelamat bagiku. well, it's not good. tapi intinya tetap aja pil ini bekerja dan berguna. eh, jadi ngomongin pil tidur. oke pil tidur itu temanku.
Tapi berbicara tentang sahabat. teman-teman pasti punya definisi yang hampir sama mengenai sahabat. sahabat adalah orang yang paling setia, yang tidak pernah meninggalkan kita dalam keadaan apapun, yang selalu peduli dan ada saat kita membutuhkan. benar ? benar kan ? iya, pasti benar. begitu tuh biasanya definisi tentang sahabat. tapi sahabat menurutku lebih mengarah ke siapa orang yang mengerti kamu.iya, siapa yang mengerti kamu. mengerti sifat kamu, kebiasaan, kesukaan, hobby, termasuk keburukan kamu. itu sahabat yang sesungguhnya bagi aku. aku gak pernah beranggapan bahwa orang yang selalu ada buat aku itulah sahabatku. yang selalu ada buat aku adalah keluarga, keluarga gak akan ninggalin kita walau gimanapun keadaan kita. yang paling setia itu keluarga, cuma dalam lingkungan keluarga kamu bisa nemuin cinta tak bersyarat, cinta yang paling tulus. kemudian banyak orang peduli dengan hidup kamu, dan mereka belum tentu sahabat kamu. kadang ibu kantin atau tukang parkir di kampus bisa saja peduli saat kamu datang dengan pakaian basah karena kehujanan. atau orang asing dijalanan bisa saja peduli dan membantumu saat ban motormu tiba-tiba bocor. yah. aku lagi bilang kalau kepedulian bisa kamu dapat dari siapa saja dan mereka belum tentu sahabat kamu. nah... sahabat itu sendiri adalah orang yang selalu mengerti kamu. orang yang paling mengerti kamu adalah sahabatmu. saat kamu sedang menggilai seseorang dan bercerita dengan penuh semangat, saat nilaimu rendah dan kamu menangis sesengukan pada siapa kamu cerita ? sahabat ? iya sahabat. kemudian saat semua memojokkan mu, bahkan saat kamu mulai dapat klaim negatif di lingkungan keluarga pada siapa kamu pergi ? sahabat. dan sahabat adalah orang yang mengerti kita. kita marah-marah di depan dia, menangis, teriak, tertawa bahagia di depan dia. kadang juga kita cuekin dia, gak peduli karena kita lagi sibuk. aku punya banyak teman, aku biasa nonton bareng sama merekasama-sama., tidur rame-rame di kostan teman, sama-sama, berbagi, semuanya dikerjakan bareng, tapi mereka bukan orang yang mengerti aku. mereka bisa saja memojokkanku ketika aku sedang unmood dan mengabaikan ajakan mereka untuk makan bersama sehabis kuliah. nggak ada yang semengerti sahabat. karena persahabatan itu terjalin melalui waktu yang panjang, lama dan itu yang membuatnya tertanam kuat. sahabatku sendiri adalah Febridika Lenzenzia Lily. ya Lily. dia teman SMPku, kemudian kami bersahabat. aku jarang pergi sama dia, jarang belanja bareng, jarang nonton, nyalon, bahkan dia belum pernah ku ajak menginap di rumahku semenjak kami pindah ke Pontianak untuk kuliah. dia jarang menemaniku, tapi dia yang paling mengerti aku. saat semua keluargaku menyalahkanku karena semakin hari sifatku semakin aneh, hanya dia yang bisa mengerti, memperlakukanku tetap sama. saat aku menyukai kakak senior yang sudah punya pacar dan teman-teman di kelasku mendukung cuma dia yang mengingatkan kalau itu tidak baik. Dia yang paling mengerti aku, keluarga memang selalu ada untukmu tapi mereka seringkali tidak mengenali dirimu, tidak mengerti tabiat dan hal yang kamu sukai. teman juga selalu menemanimu tapi mereka bukan orang yang mengertimu. mereka bisa saja selalu ada tapi tidak selalu mengerti. yah itu sahabat menurutku. aku cuma sedang memberikan penegasan antara Keluarga, Sahabat, dan Teman tanpa maksud mengkotak-kotakkannya.

Mungkin kalian punya definisi lain selain "Sahabat adalah orang yang selalu mengerti saya". yah itu kebebasan berpikir :)