Sunday, December 28, 2014

Beku

Tak mengapa kau jadi keras seperti ini. Membeku sajalah dan aku akan menjaga dinginmu. Memang tak mungkin untuk menggenggammu lagi, tapi setidaknya aku bisa melihatmu dalam diam.
Dalam pendar cahaya di sekitar hatimu yang beku.

This entry was posted in

Thursday, December 11, 2014

Sebuah tulisan untuk teman yang telah pergi



Teruntuk : J.F

Hai..

Apa kabar ?

Aku sedang duduk di sebuah cafe tepat di depan lapangan futsal tempat kita bertemu pertama kali.
Duduk sendirian, dengan laptop  dan segelas jus apple, bergelut dengan tugas akhir semester yang sangat padat. Ah aku duduk menghadap jalan dan tepat berhadapan dengan lapangan futsal itu.

Waktu sangat cepat berlalu. Tidak terasa semester tiga akan  berakhir, tahun 2014 akan terlewati. Banyak hal yang akan segera menjadi kenangan dan salah satunya kamu. Entah kenapa hari ini aku memikirkanmu. Bukan karena aku datang ke tempat ini, bukan. Karena ini bukan kali pertamanya aku datang sejak kepergianmu. Mungkin hari ini aku memang harus menulis sesuatu untukmu, ya mungkin begitu.

Aku sering galau akhir-akhir ini. Aku sering pergi mengendarai motor tanpa tujuan yang jelas, aku juga sering melamun di kelas. Aku sering merasa sendiri, aku sering merasa sedih,dan kadang menangis begitu saja. Dan setiap malam, setiap pulang kuliah aku melewati tempat itu, tempat terakhirmu. Dan aku segera sadar setelah melaluinya, maksudku setidaknya keadaanku lebih baik karena sampai saat ini aku masih bisa berada di tengah-tengah keluargaku. Kamu selalu mengingatkanku untuk bersyukur. 

Setiap hari yang berlalu akan menjadi kenangan untuk hari esoknya, dan hari-hari berlalu tanpa terasa. Dan tempat itu, tempat yang ada di hadapanku saat ini akan menjadi tempat kenangan, di sanalah untuk pertama kalinya kita bertemu. Dan sekarang tak terasa kau telah pergi, dan kita tetap teman selamanya.

This entry was posted in

Sunday, November 09, 2014

Kepada orang yang baru patah hati (Sebuah puisi dari Raditya Dika)

Masih tentang kegalauan. Kali ini saya akan posting puisi terbaru dari Raditya Dika. Puisi ini dirilis tanggal 7 November kemarin dalam bentuk video, kalian bisa liat di akun You tube-Nya. Puisi yang berisi motivasi untuk orang-orang yang baru patah hati (putus sama pacar karena pacarnya bosan, ditinggalin tanpa alasan yang jelas atau bahkan diselingkuhin) ini dikemas dengan apik olehnya, khas seorang Raditya Dika. Menggunakan bahasa sederhana, to the point dan mudah dimengerti. Buat pembaca yang sedang patah hati dan saat ini sedang menangis seorang diri, atau bahkan sedang berusaha menghilangkan niat untuk mengambil handphone dan menghubungi mantan.. ini puisi untuk kalian.. untuk kita yang sedang patah hati.

KEPADA ORANG YANG BARU PATAH HATI

Kepada orang yang baru patah hati..

persilahkan dirimu bersedih

Orang-orang punya pandangan yang aneh tentang bersedih

Seakan-akan bersedih adalah hal yang tabu

Seakan-akan kamu harus terburu-buru tertawa setelah hal buruk menimpa.

Tapi tidak..

Seperti hujan ditepi senja kamu harus membiarkan setiap sendu yang ada

Setiap kematian butuh peratapan, begitupun cinta yang telah mati

Maka lakukanlah apa yang orang patah hati lakukan..

Menangis hingga kamu tidak bisa mendengar suaramu sendiri

Makan cokelat sebanyak-banyaknya

mandi air panas hingga jarimu pucat

Pergi ke kafe dengan tatapan nanar, pesan satu buah teh manis karena kopi terlalu pahit untuk diminum disaat seperti ini

 Izinkanlah dirimu bersedih..

Menangislah seakan ini terakhir kalinya kamu dikecewakan seseorang..

Menangislah seakan kamu lupa caranya berharap..

Kepada orang yang baru patah hati..

Setelah kamu bosan bersedih, inilah saatnya kamu mengangkat dirimu kembali

Mulai dengan hal yang mudah..

Kamu bisa mulai mencoba mengambil gitar dan mengambil nada-nada mayor yg bahagia

Ambil piano dan bermain soneta yang indah

Atau jika kamu tidak bisa bermain musik, lihat dirimu di depan cermin dan bersenandunglah

Lalu diantara nada-nada itu, bisikkan kepada dirimu sendiri

AKU PANTAS UNTUK BAHAGIA.

Kepada orang yang baru patah hati..

Selalu ada teman untuk menemani kamu

Pergilah bertemu temanmu

Tertawalah sampai lupa waktu

Tanyakan kabar teman yang lain

Pamerlah keberhasilanmu dibidang-bidang yang kamu suka

Dan jika memungkinkan nongkronglah sampai kamu diusir dari tempat itu

Emang sih kenangan terhadap dirinya kadang masih sering menganggu

Tempat yang pernah kalian datangi tidak akan terasa sama

teman yang belum tau mungkin akan menghampirimu,..

Dan bertanya “si Dia mana ya?”

Yang akan kamu balas dengan senyum tipis, entah bagaimana menjawabnya

Tapi percayalah satu hal..

 Semua ini akan berlalu

 Sama seperti hal lain di dunia, semua hal buruk pasti akan beranjak pergi..

Hujan pasti akan berganti langit biru, gelap pasti berganti terang..

Dan luka pasti terganti senyuman tipis di bibirmu.

Kepada orang yang baru patah hati..

Bersabarlah karena disetiap gelap ada cahaya kecil

Karena disetiap sakit ada pembelajaran

Karena kamu PANTAS UNTUK BAHAGIA.
Sekian. Jadi come on girls. Kita tidak sendiri, diluar sana, di tempat yang berbeda sedang ada orang-orang patah hati lainnya. Kita tidak patah hati sendirian, selalu ada orang yang mengalami hal sama dengan kita dan kita tidak boleh terlalu berlarut-larut lebih lama dalam sedih ini. Sedih ini pasti berujung, akan berujung, sudah berujung. Selesai.
This entry was posted in

Thursday, November 06, 2014

Berbicaralah, katakan, dan ceritakan.

"Sesungguhnya yang seseorang butuhkan ketika galau adalah telinga, pundak itu cuma bonus"
Itu adalah kutipan bijak yang sering orang (galau) gunakan untuk mengungkapkan bahwa saat ini dia hanya perlu  teman untuk dijadikan pendengarnya. hanya mendengarkan, tidak perlu berkomentar sekiranya tidak mau. 
Banyak hal yang bisa membuat galau. Tugas kuliah yang menumpuk, jerawat yang tak sembuh-sembuh, berat badan yang tak pernah naik, hubungan dengan pacar yang sedang rumit, bahkan saldo di ATM yang hanya bersisa 57.000 padahal baru tanggal 20. Terlalu banyak masalah, terlalu banyak pikiran. Tak ada hal lain yang melegakan selain membicarakannya. Setelah menangis seharian perasaan lega belum sepenuhnya bisa dirasakan, tetap saja masih ada sesuatu yang mengganjal. Tetap saja masih ada sesuatu yang terasa berat di hati. Karena tangisan hanya menunjukkan kesedihan, tidak menghapusnya. Perasaan sedih, galau, bimbang, atau bahkan buntu hanya dapat berkurang (sedikit) setelah kita membicarakannya dengan seseorang. Akan lebih melegakan jika kita mendapatkan solusinya. Apa yang kita rasakan tidak selamanya bisa kita pendam. Sedih yang dipendam terlalu lama hanya akan berakibat buruk. kehilangan nafsu makan dan jarang bicara misalnya, karena itu kita perlu teman untuk dijadikan pendengar. Mendengar keluh kesah dan keresahan yang kita rasakan.
Tapi jika kamu termasuk orang yang senang memendam perasaan, sering meredam kesedihan seorang diri. Percayalah, perasaan lega akan segera kamu dapatkan setelah berbicara menceritakan perasaanmu dengan seseorang ketimbang kamu harus menangis seharian di kamar, atau menulis kemudian tidak seorangpun boleh membacanya, membaca bertumpuk-tumpuk majalah yang hanya membuat mata berkaca-kaca atau memutar musik kencang-kencang. Tak ada hal yang paling melegakan selain berbagi dengan seseorang. Kalau kamu belum mempunyai seseorang itu, carilah, temukan orangnya. Kamu hanya perlu telinga, pundaknya hanya bonus. Jangan pendam sedih itu lebih lama. Sendirian.
This entry was posted in

Sunday, November 02, 2014

Hari peringatan arwah orang beriman (Melalui doa rindu pada mereka terobati)

Pontianak, 2 November 2014. Pemakaman Katolik santo Yusup. Pukul 15.00 WIB.
Hari ini ratusan umat Katolik berkumpul di pemakaman Santo Yusup untuk melaksanakan misa arwah untuk memperingati arwah semua orang beriman. Hari peringatan untuk arwah semua orang beriman ini jatuh pada tanggal 2 November tiap tahunnya. Dan acara misa di pemakaman ini merupakan agenda tiap tahun. Ini merupakan waktu yang tepat untuk mengenang orang-orang terdekat yang telah kembali ke sisi bapa. Keluarga, kaum kerabat, sahabat dan orang-orang yang pernah kita kenal.
Suasana sore ini sangat ramai. Orang-orang yang menghadiri misa yang dipimpin lima pastor ini dominan mengenakan pakaian berwarna gelap seperti hitam dan ungu tua. Dan makam-makam yang berderet rapi di sana penuh dengan bunga aneka warna yang dibawa oleh keluarga masing-masing. Ada mawar putih, merah muda dan tua, bunga tulip, lili dan aster. Bunga-Bunga ini diletakkan di tepi makam, berpadu indah dengan aneka warna dari bunga tabur. Benar-Benar memberi kesan tersendiri, sarat makna. Karena ada banyak rasa pada tangkai-tangkai mawar itu. Ada rindu yang tak berujung dalam rangkaian bunga aster di sana. Rindu menggebu yang kadang hanya bisa tersalurkan lewat luapan air mata dan ungkapan kata dalam doa. Ada rasa sakit saat mengenang kebersamaan yang harus berakhir dan pedih yang sangat dalam saat melepas salah satu anggota keluarga untuk dimakamkan, tertimbun di dalam sebuah liang, ditutup dan tak dibuka lagi, tak tahu kapan bisa bertemu kembali. Ratusan pasang mata saling bertemu, dan saling mengerti isi hati masing-masing. Mereka di sana dengan isi hati yang sama, hati yang penuh cinta untuk orang yang telah pergi tapi tak pernah hilang diingatan. Hati yang penuh kerinduan dan hanya dapat terobati lewat doa.
Hiruk pikuk dan riuh rendah suara umat yang sangat padat seketika menjadi senyap. Dan saat salah satu pastor membuka perayaan peringatan arwah semua orang beriman dimulai suasana menjadi hening dan khidmat. Semuanya larut dalam doa.
This entry was posted in

Wednesday, August 27, 2014

Guardians of the galaxy

Film yang disutradarai oleh James Gunn ini menceritakan tentang usaha Peter Quill yang diperankan oleh Chris  Pratt dan empat temannya yang awalnya merupakan orang-orang yang ingin membunuhnya karena mereka sama-sama ingin mendapatkan mustika ajaib melindungi planet yang mereka tinggali. Mustika  ajaib ini jika jatuh ke tangan orang yang salah akan menyebabkan planet yang mereka tinggali hancur karena disalah gunakan. Film ini menarik untuk ditonton bersama pacar. Hehe. Tapi aku sendiri menontonnya berdua bersama teman spesialku, Teh Erfy. Kami sangat menikmati film ini. Film yang dikemas dengan menarik. Dengan soundtrack yang enak didengar. Ini bukan sebuah resensi film jadi aku tidak akan berbicara banyak mengenai cerita di film ini, kalau penasaran silahkan menonton. Hehe. pesan moral yang ku tangkap dari film ini adalah tentang kesetiakawanan, kepercayaan dan tanggungjawab. Aku sempat terharu ketika Groot si manusia pohon yang tidak bisa berbicara banyak selain "I am Groot " mengorbankan ranting-rantingnya terbakar untuk melindungi Quill dan teman-temannya ketika kapal Ronan si penjahat terbakar. Groot hangus dan mati melindungi teman-temannya. Btw Groot diperankan oleh Vin Diesel. Okay silahkan menonton sendiri filmnya, karena ini film menarik. Seperti biasa film film Marvel memang selalu luar biasa apalagi untuk film ini yang menjadi distributornya adalah Disney.
This entry was posted in

Tuesday, August 12, 2014

Home..

.... Kita merasa hidup tidak di tempat kita tinggal tapi di tempat kita dicintai...

Di sinilah aku sekarang, di tempatku menemukan cinta tanpa batas, di rumah. Berkumpul bersama keluarga yang selalu membuatku merasa tenang. Aku ingin terus begini, bahagia seperti ini. Aku ingin tetap merasa baik-baik saja seperti ini,tetap merasa semuanya bisa dilalui sekalipun masalah lebih besar menghadang. Di rumah kudapati kedamaian.

Libur kali ini aku kembali ke rumah, rasanya menyenangkan,seperti biasa memang selalu menyenangkan. Aku sangat rindu mereka, keluarga dan tumpukan buku-buku lama ku, ah mereka sudah berputar-putar di kepalaku sejak perjalanan dari pontianak menuju putussibau. Berkumpul bersama mereka adalah hal yang sangat ku syukuri, terimakasih Tuhan karena sampai saat ini kami masih sehat dan bisa bersama. Meskipun semuanya tak lagi sama sekarang.

Mei setahun yang lalu adik-adik sepupuku masih kecil dan menggemaskan. Sirila masih berambut pendek saat itu, giginya juga masih baik-baik saja. Hahaha. Sekarang rambutnya sudah panjang dan giginya tumbuh berlapis-lapis, sangat dianjurkan untuk mengenakan behel. Sirilus juga belum berjerawat saat kami merayakan ulang tahun bersama, dia masih sangat imut-imut, waktu itu suaranya masih suara anak laki-laki, sekarang suaranya sudah berubah dan dia selalu menyamakannya dengan suara Al Ghazli, did you know ? Yes, Ahmad Dhani's son. Tapi dia tetap sama, masih seorang pecinta hewan dan piaraannya bertambah banyak. Ikan-ikannya sudah berkembang biak sekarang. Memey juga sudah besar, rambutnya dikeriting gantung dan dia bertambah centil, dia sangat suka mengenakan blush on padahal usianya baru 7 tahun, semoga dia tidak berjerawat saat dewasa nanti. Oh iya sekarang dia mempunyai adik, namanya Clarissa. Dia adik kecil kami, cucu kakek yang paling bungsu. Dan libur kali ini tambah istimewa karena aku bisa mengasuh adik kecil. He he

Friday, August 01, 2014

Dermagamu.

Akulah dermaga tempatmu akan kembali suatu saat nanti. Aku menunggumu di sini, masih menunggumu  meski kau tak kunjung kembali. Aku akan tetap di sini, berada di sini hanya untuk mendapati kau, kapal miliknya yang pernah berlabuh di sini untuk datang.
Aku mungkin tak sekokoh yang dulu, terlalu banyak hujan dan panas akhir-akhir ini. Tapi percayalah aku masih kuat untuk mencengkeram tongkang-tongkang besi itu. Aku masih luas untuk tempatmu terlentang, menangis, berteriak, marah. Aku masih sama, selalu memeluk laramu, menghapus pedihmu. Karena akulah dermagamu. Aku masih sama, kau pasti bisa merasakannya. Kau pasti bisa merasakan betapa sunyinya aku, dermagamu. Kau pasti bisa merasakan sakitnya terabaikan dan terlupakan, pasti bisa karena itulah kau saat pertama datang padaku. Kau pernah terluka karena terlalu laju berlayar dan sekarang aku merasakan luka karena terlalu jauh terpisah. Terpisah darimu, dari dirimu yang menjadi kepunyaannya tapi pernah singgah padaku sekedar untuk beristirahat. 
Dan sekarang aku sadar, kita adalah sebuah kebetulan yang kita percayai sebagai kebetulan yang indah. Karena itulah aku masih tetap setia menjadi dermagamu, tetap kokoh di tepian pantai untuk menunggumu kembali, mungkin kau tak berlabuh lagi padaku, tapi aku tahu, suatu saat kau akan kembali. Mungkin hanya untuk beristirahat lagi. atau kebetulan baiknya lagi kau akan berhenti. meskipun berhenti karena lelah, bukan karena merindukanku, tak mengapa karena aku ini lah dermagamu. Datanglah, pulanglah, aku masih di sini

.
Akulah dermagamu, tempatmu kembali suatu saat nanti. pulanglah, kembalilah, aku masih di sini.

This entry was posted in

Tuesday, July 22, 2014

Kutipan Novel Rectoverso: Aku Ada

Aku baik-baik saja, aku tidak sedang galau atau merasa diabaikan. aku hanya menyukai puisi ini, sangat suka. 

 

Aku Ada
Melukiskanmu saat senja. Memanggil namamu ke ujung dunia.
Tiada yang lebih pilu. Tiada yang menjawabku. Selain hatiku
dan ombak berderu.
Memandangimu saat senja. Berjalan di batas dua dunia.
Tiada yang lebih indah. Tiada yang lebih rindu. Selain
hatiku. Andai engkau tahu.
Aku memandangimu tanpa perlu menatap. Aku mendengarmu
tanpa perlu alat. Aku menemuimu tanpa perlu hadir. Aku
mencintaimu tanpa perlu apa-apa, karena kini kumiliki
segalanya.
Aku ingin meneriakkan bahagia ini, tapi entah dengan cara
apa.
Tak ada jejakku di sampingmu. Tak ada siapa-siapa. Namun,
aku merasa kita melangkah bersama. Entah bagaimana bisa
begitu.
Ingin rasanya aku ikut berlari, berteriak agar kau
kembali, mencengkeram bahumu agar kau tahu aku ada di sini.
Namun bahasaku tinggal rasa.
Aku hanya ingin merengkuhmu. Adakah engkau tahu? Aku ada.
Percayakah kamu? Aku selalu ada. Kedalam perasaan inilah
engkau akan bermuara, ke dalam perasaan inilah engkau akan
pulang dan bertemu aku lagi. Dan perasaan itu dapat engkau
nikmati sekarang di dalam hati. Tanpa perlu mati. Sekarang.
Dengarkah kamu? Aku ada. Aku masih ada. Aku selalu ada.
Rasakan aku, sebut namaku seperti mantra yang meruncing
menuju satu titik untuk kemudian melebur, meluber, dan
melebar. Rasakan perasaanku yang bergerak bersama alam
untuk menyapamu.
Semakin kuat kau mengayuh, kau malah semakin mundur ke
pasir tempat kau tadi melangkah.
Tempatmu di sana. Kembalilah ke pasir tempat jejak-jejakmu
tersimpan, kembali padanya yang menantimu dengan senyum
sayang.
Engkau tersenyum bersama segenap jiwamu, karena hari ini
kita sama-sama mengetahui satu rahasia: cinta adalah aku,
cinta adalah engkau, cinta adalah dia, dan cinta tak pernah
mati. Sekalipun jasadku sudah.

Dan sebenarnya aku berharap seseorang di sana sedang memikirkanku juga. Seseorang yang aku pikirkan saat membaca puisi ini. Rocky.
This entry was posted in

Wednesday, June 04, 2014

Buku..



Sedikit berbicara tentang makna buku bagiku. walaupun sebenarnya hari ini bukan hari yang menarik untuk dituliskan dan diceritakan karena aku sedang dalam mood yang berantakan. Hari ini aku seharian di rumah, di dalam rumah. Benar-benar tidak keluar apalagi merasakan panasnya matahari. Hari libur dan uangku hampir habis. Hari yang sempurna. Sempurna untuk penderitaanku. Aku baru saja berpikir bahwa aku bisa mati terbunuh di kamar ini, terbunuh rasa bosan. Tapi ternyata sampai tanggal 30 berlalu aku masih hidup. Hahaha. Perasaan baru tadi sore aku duduk di kursi favorite ku ini. membaca blog, berkomen, dan mengkhayal mengenakan dress rancangan Sheri Hill untuk ke gereja besok sore. Sekarang sudah pukul 02.00 dini hari. Tanggal 31 sudah tiba. Apa planingku hari ini ? tentu saja bukan pergi ke gramedia, uangku hampir habis. Aku pasti tidak bisa menahan hasrat untuk membeli novel baru ketika sampai di sana, aku harus menghindari toko buku ketika uangku menipis. Bagi kebanyakan anak perempuan, dress atau sepatu dan neckle jelas lebih menarik dari buku, ini bisa kubuktikan ketika pergi ke mall bersama teman-teman kampus maupun kakak-kakakku. Aku berani taruhan, mereka pasti mengurangi uang untuk keperluan kuliahnya supaya bisa membeli satu dress, atau sepatu, atau tas, atau kalung, gelang, ah apapun itu yang berhubungan dengan “girl”. Dibandingkan dengan aku, aku lebih mampu menahan keinginan untuk membeli dress baru, sepatu, tas, ataupun kalung. Meskipun diskon besar, biasanya keinginanku untuk memiliki benda-benda itu hanya bertahan sampai 15 menit. Kemudian aku akan berpikir bahwa benda-benda itu tidak aku gunakan nantinya, tidak aku perlukan, buang-buang uang saja. Tapi ketika dihadapkan pada toko buku, aaah aku ingin memiliki semuanya, semua buku di toko itu. Mulai dari dongeng anak, komik, majalah, novel, buku-buku inspiratif, buku tentang filsafat hukum, politik, tutorial perawatan wajah, kumpulan resep membuat puding, aneka jus, sampai panduan untuk menjadi ahli pialang. Aku ingin buku-buku itu ku miliki. Semuanya. Aku pernah menghabiskan jatah uang jajan bulananku untuk membeli buku, dan konsekuensinya selama sebulan tidak ada acara menonton bioskop, makan ramen di Oishii, nasi goreng chalicious, dan hang out bareng teman-teman. Aku rela tidak memiliki barang baru demi memiliki buku-buku yang sekarang sudah menumpuk di kamar. Sebagian sudah usang karena sering aku baca berulang kali, sebagian lagi usang karena terlipat-lipat saat aku tertidur, ada juga yang masih terlihat baru karena belum selesai aku baca, bahkan ada yang belum dikeluarkan dari segelnya. Sengaja tidak aku keluarkan karena aku menjadikannya sebagai koleksianku, rasanya sayang jika bukunya dikeluarkan dari segel, dibaca lalu terlihat kusam. Aku lebih memilih membaca buku temanku, meminjamnya dari pada harus membuka buku koleksianku. Aku jatuh cinta pada buku. ya benar, buku adalah teman yang paling setia bagiku. Lebih setia dari siapapun di kampus bahkan di kontrakan. Buku selalu menemaniku, saat di kamar, dapur, wc, kelas, ketika menunggu cucian motor selesai, saat menunggu antrian di bank, menunggu jemputan kakak di kantin, menunggu teteh Erfy di depan kelas, bahkan saat berpergian jauh aku selalu membaca ketika bosan. Jika Salman Aristo menyebut film sebagai cinta pertamanya, maka aku menyebut buku adalah cinta pertamaku. Aku mengenal buku sejak kecil, sejak usia lima tahun aku sudah gemar membaca dan aku terperangkap di dunia buku. aku selalu menyukai buku lebih dari apapun.